Tips Aman untuk Memakai dan Membayar Jasa Kontraktor Rumah Depok

Posting pada 07 Apr 2017 # Jasa Kontraktor Rumah Depok


Bagi Anda yang masih awam dengan dunia konstruksi dan bangunan, pasti masih susah membedakan antara jasa kontraktor rumah dengan pemborong rumah depok. Secara khusus, keduanya lebih mudah dibedakan dengan legalitas. Mayoritas kontraktor sudah berbadan hukum dengan izin usaha resmi untuk mengelola proyek bangunan. Kebalikannya, pemborong dikenal sebagai alih kelola proyek oleh perseorangan yang tidak memiliki legalitas usaha, melainkan bekerja berdasarkan pengalaman.

Melihat pengertian di atas, bisa saja ditarik kesimpulan awal bahwa jasa kontraktor rumah depok sering dipakai untuk proyek dengan skala besar. Namun garansinya adalah kepuasan pelanggan terhadap kualitas pekerjaan yang ditinggalkan.

Oleh karena itu, dalam pengerjaannya, jasa kontraktor rumah depok selalu mengacu pada standar ketentuan yang belaku, mengikuti MoU kerjasama, membahas tuntas RAB bersama pelanggan. Sementara sistem pembayarannya dilakukan dengan 2 jenis, yaitu:

  1. Termin
    Cara ini dikenal dengan istilah bayar bertahap. Menyesuaikan dengan progress pembangunan, umumnya ada 5 tahapan pembayaran yang akan dilakukan. Tapi sebelum itu, Anda akan diminta untuk melunasi DP (down payment atau uang muka) dengan total presentase antara 20 - 30% dari keseluruhan nilai kontrak.

    Pada titik pengerjaan 50%, Anda bisa memulai untuk melakukan pembayaran jasa kontraktor rumah tahap kedua, dan seterusnya sesuai yang tertera pada kesepatakan. Namun ketika mencapai akhir pembangunan, sebagai jaminan garansi. Anda berhak menahan sebesar 5 - 10% yang bisa digunakan sebagai antisipasi jika ada keluhan dengan rumah Anda.

  2. Cost and fee
    Beda lagi dengan sistem cost and fee yang menempatkan jasa kontraktor rumah sebagai orang yang bertanggung jawab atas pengelolaan proyek. Oleh karena itu mereka berhak mengambil upahnya dengan perhitungan 10% dari total anggaran pembangunan. Sistem ini membuat keadaan keuangan tidak bisa diprediksikan secara akurat, karena besarnya pengeluaran tiap bulan tidak sama.

Baca Juga: Beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelum memilih jasa kontraktor bangun Rumah di Depok, Tangerang, Bogor, Jakarta dan Bekasi


Setelah mengetahui sistem pembayaran jasa kontraktor rumah depok, selanjutnya bagaimana caranya agar bisa dengan aman memilih yang tepat? Apakah bertanya rekomendasi pada kenalan sudah cukup? Apakah mencari lewat internet sudah cukup? Belum, jawaban lengkapnya ada pada daftar berikut ini.

  1. Melihat portofolio dan rekam jejak proyek yang sudah dikerjakan
    Jika sudah mendapatkan rekomendasi, saatnya Anda menggali informasi. Bisa dengan melihat testimoni pada laman website perusahaan jasa kontraktor rumah depok, atau mendatangi langsung ke lokasi proyek yang pernah mereka kerjakan. Datangi saja rumah kenalan Anda yang memberikan rekomendasi, lihat secara langsung bagaimana kualitas perusahaan yang ia tawarkan.

  2. Membuat kesepakatan pembayaran dengan sistem termin dalam pembagian yang banyak
    Sebaik-baiknya sistem pembayaran termin bagi Anda adalah yang dibuat dengan rentan 4 - 5 kali pembayaran.  

  3. Membuat kontrak kerjasama secara tertulis
    Profesionalitas diukur dengan bukti konkrit, dalam hal ini berupa MoU tertulis yang disepakati kedua pihak. Bahkan jika perlu, memakai bantuan jasa notaris juga bisa dilakukan demi kebaikan dua pihak.

  4. Melakukan pengawasan dan evaluasi berkala
    Selalu rutin lakukan pengawasan pada lapangan. Lihatlah kinerja mereka, kualitas dari material yang dipakai, dan jika memungkinkan lakukan evaluasi secara berkala untuk menjaga ritme kerja sesuai jalurnya.

Mengikuti prosedur memang terlihat rumit, tapi baik bagi Anda dan jasa kontraktor rumah depok. Oleh karena itu, Anda tidak boleh sembarangan mengabaikannya.

Apabila anda menyukai artikel ini silahkan like fanspage kami
 Whatsapp
  Pilih Jasa