Sering dianggap sepele, Ini manfaat cuci toren rumah

Posting pada 08 Aug 2022

Tangki air, salah satu elemen yang mudah ditemui di beberapa rumah. Keberadaannya berguna untuk menampung air untuk digunakan kembali. Adanya toren membuat penghuni rumah tak perlu cemas saat adanya pemadaman air, karena air yang tersimpan di dalam toren ini dapat digunakan sementara menunggu listrik kembali menyala. Penggunaan toren juga membantu menghindari aliran air yang kecil.

Menggunakan toren memang sangat bermanfaat untuk penghuni rumah, tetapi toren air harus dicuci secara berkala. Seringkali dianggap sepele masalah kebersihan toren air, padahal jika tidak dibersihkan toren anda bisa menjadi sarang bakteri

Berapa kali toren harus dicuci?

Toren air harus dibersihkan paling tidak 3 – 6 bulan sekali. Cuci toren harus dilakukan agar tidak ditumbuhi bakteri dan lumut yang membuat air tercemari dan bau. Menggunakan jasa cuci toren adalah solusi tepat untuk menjaga kebersihan toren rumah anda

Mengapa penting membersihkan toren?

Bukan tanpa alasan anda harus mencuci toren secara berkala, berikut beberapa ulasan kenapa toren rumah harus dicuci secara berkala
  • Menghindari Tumbuhnya Bakteri
    Kotornya toren air dalam jangka waktu lama tentu akan menimbulkan tumbuhnya lumut dan menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak. Padahal air inilah yang akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Jika air toren kotor, tentu air ini tidak layak untuk digunakan. Inilah pentingnya melakukan pembersihan toren secara berkala.

  • Menghindari Penyakit
    Menggunakan air kotor yang penuh bakteri akan menimbulkan resiko munculnya penyakit. Umumnya penyakit yang ditimbulkan dari air kotor adalah diare, tipus, sakit kulit seperti kolera, hingga penyakit kuning. Inilah pentingnya menjaga kebersihan toren di rumah untuk meminimalkan resiko terjangkitnya penyakit berbahaya.

  • Menghindari Timbulnya Karat
    Pernahkan Anda melihat air di dalam rumah yang berwarna kecoklatan? Bisa jadi ini merupakan tanda munculnya karat pada toren. Timbulnya karat pada toren air bisa menurunkan kualitas air pada rumah anda sehingga air rumah anda tidak dapat digunakan.

  • Menghindari rusaknya filter air
    Pernah berfikir jika toren sudah dilengkapi dengan filter air yang mahal, pasti air tidak akan kotor dan tetap berkualitas? Anggapan ini salah, karena semahal-mahalnya filter air yang anda beli, filter air tetap memiliki masa pakai dan bisa rusak.

    Terlebih jika filter ini terus dipaksa untuk bekerja menyaring air berkualitas buruk karena kotornya toren air yang bisa menyebabkan cepat rusaknya filter air rumah. Inilah pentingnya membersihkan toren secara berkala. Selain membersihkan toren, kita juga bisa sekalian mengecek kualitas filter air.

  • Menghindari Biaya Tambahan
    Merawat toren secara berkala juga dapat menghindari rusaknya toren air. Biaya perbaikan toren terbilang mahal, terlebih jika sudah tidak bisa diperbaiki maka Anda harus mengganti toren lama dengan toren yang baru.

  • Mencegah Tersumbatnya aliran air
    Toren yang dibiarkan kotor dapat membawa material ke dalam pipa air. Jika dibiarkan, pipa air dapat tersumbat dan aliran air akan kecil bahkan tidak mengalir sama sekali. Jika sudah demikian, anda harus mencari tukang pipa untuk memperbaiki sumbatan pipa. Maka itu, untuk menghindari tersumbatnya pipa air, lakukan cuci atau kuras toren secara berkala


Mencuci secara berkala tidak merugikan anda, justru tetap menjaga air rumah anda tetap berkualitas. Mencuci toren memang dapat dilakukan oleh siapa saja, namun tanpa adanya pengalaman toren rumah anda bisa saja tidak bersih secara maksimal. Lagipula, cuci toren juga sangat berisiko karena letaknya yang tinggi.

Untuk itu, anda dapat menggunakan jasa kuras toren berpengalaman seperti Mitrarenov yang tidak hanya melayani di bidang konstruksi rumah saja tetapi juga perawatan rumah seperti cuci toren. Berbekal tenaga profesional yang sudah menangani cuci toren di berbagai perumahan.
Read More

Jenis Jenis Roster Dinding Yang Cocok Untuk Rumah Anda

Posting pada 03 Aug 2022

Bingung mencari ide untuk dekorasi rumah? Ingin dekorasi rumah yang tak biasa? Anda bisa mencoba untuk menggunakan roster dinding sebagai salah satu dekorasi hunian Anda. Walau tidak bisa dijadikan partisi utama, penggunaan roster dinding dapat membuat hunian tetap estetis tanpa kehilangan sirkulasi udara dan cahaya matahari.

Akhir-akhir ini roster dinding menjadi tren dekorasi rumah kekinian. Banyak sekali jenis-jenis roster yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Umumnya jenis roster ini disesuaikan dengan bahan pembuatannya. Lalu jenis roster dinding mana yang cocok untuk hunian Anda?

Jenis-Jenis Roster

  1. Roster Dinding Batako
    Roster Batako
    Umumnya roster batako memiliki ciri khas warnanya yang abu-abu. Roster batako umumnya lebih sering digunakan untuk bagian outdoor, walaupun dengan penataan yang baik roster batako sah-sah saja digunakan untuk dekorasi indoor. Hunian bergaya industrial sangat cocok jika menggunakan roster dinding batako ini. Harga roster dinding batako dapat dikatakan murah dan memiliki ketahanan yang baik.

  2. Roster Dinding Keramik
    Roster Keramik
    Ingin hasil akhir yang mewah dan glossy (mengkilap), roster dinding keramik dapat dijadikan salah satu pilihan. Dengan tampilannya yang modern, roster keramik sangat cocok digunakan untuk partisi sekaligus dekorasi indoor (dalam ruangan). Selain itu, roster dinding keramik juga banyak digunakan sebagai elemen pada fasad hunian.

    Roster keramik memiliki banyak corak, warna, dan ukuran yang dapat dipilih sesuai kebutuhan dan selera Anda. Namun, sebaiknya serahkan pemasangan pada ahlinya, karena roster keramik rentan terkena goresan dan pecah.

  3. Roster Dinding Beton
    Roster Beton
    Roster dinding beton dapat memberikan kesan modern minimalis pada hunian. Adanya rongga pada dinding beton ini dapat membantu menghalau teriknya matahari, namun tetap membiarkan udara leluasa masuk. Adanya lubang ini dapat memberikan aksen unik dan tampilan manis pada hunian. Bahan beton yang terbuat dari campuran pasir, kerikil, dan semen membuat ketahanan roster beton cenderung lebih baik dibandingkan roster berbahan lainnya seperti kayu maupun tanah liat.
    Roster Beton
    Roster dinding bisa berfungsi sebagai bangku atau pot tanaman. Jika disusun secara vertikal, dapat digunakan sebagai partisi antara dua ruangan atau umumnya digunakan sebagai transisi antara area indoor dan outdoor.

  4. Roster Dinding GRC
    Roster GRC
    GRC yang merupakan kepanjangan dari Glassfibre Reinforced Concrete adalah salah satu roster yang dibuat menggunakan bantuan mesin. Inilah yang membuat GRC memiliki beragam motif, sehingga bisa disesuaikan dengan konsep hunian, kebutuhan, dan selera Anda. Roster GRC umumnya digunakan untuk eksterior seperti pagar maupun partisi interior. Roster GRC dapat membuat tampilan hunian semakin estetis dengan rongga-rongga yang dapat menjadi tempat masuk udara dan cahaya.

  5. Roster Kayu
    Roster Kayu
    Roster kayu umumnya dapat dengan mudah ditemukan pada hunian bergaya tradisional. Umumnya, roster kayu digunakan untuk keperluan indoor, karena material kayu mudah sekali mengalami pelapukan, terlebih jika terkena air hujan dan panas.

    Selain itu, roster kayu juga rentan mengalami gangguan rayap. Inilah yang membuat Anda harus cermat dan teliti dalam memilih jenis kayu. Pilih jenis kayu yang memiliki kualitas terbaik. Jika perlu lakukan perawatan berkala dengan memberikan cairan anti rayap.

  6. Roster Tanah Liat
    Roster Tanah Liat
    Tampilannya yang eksotis membuat tanah liat juga banyak dijadikan pilihan. Selain itu, tampilan Roster tanah liat juga Umumnya roster tanah liat banyak ditemukan pada bagian outdoor. Perlu anda ketahui, roster tanah liat kurang kuat terhadap air

Jenis roster mana yang anda sukai?
Read More

Atap Rumah Dapat Digeser? Lihat cara buatnya

Posting pada 21 Jul 2022

Desain atap rumah yang dapat digeser menjadi sistem konstruksi atap yang banyak dipilih saat ini. Untuk jenisnya pun cukup beragam, tergantung dari sistem strukturnya, tampilan, hingga bahan material. Pemilihan atap rumah yang kekinian ini juga bisa disesuaikan dengan fungsi dan spesifikasi konstruksinya. Anda hanya perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan.

Untuk membuat atap rumah, Anda juga perlu mempertimbangkan desainnya. Pasalnya, setiap bangunan dan ruangan pastinya memiliki kebutuhan dan kriteria atap yang berbeda-beda. Beberapa bahkan juga butuh perhatian khusus. Maka penting untuk memperhatikan fungsinya lebih spesifik dan kompleks.

Hal yang biasanya menjadi pertimbangan dalam memilih penutup adalah sirkulasi udara dan cahaya yang masuk ke dalam ruangan. Menggunakan atap yang bisa digeser bisa mengubah ruangan Anda menjadi ruang terbuka dan tertutup secara instan. Selain itu, atap yang bisa digeser bisa dimanfaatkan sebagai ventilasi udara pada ruangan rumah, mengatur intensitas sinar matahari, angin dan hujan. Sebelum anda membuat atap rumah yang dapat digeser, yuk simak beberapa point dibawah ini

Jenis Bahan Atap Rumah yang Digunakan

  • Kanopi Polycarbonate
    Atap Polycarbonate
    Pemilihan atap rumah yang bisa digeser dengan jenis Kanopi Polycarbonate sebagai pengganti genteng konvensional semakin banyak diminati oleh masyarakat. Apalagi kini tren rumah minimalis kian meroket sehingga pemilihan atap jenis kanopi dinilai lebih ekonomis, praktis dan bisa menambah estetika rumah.

    Fungsi utama dari atap kanopi digunakan untuk menahan panas agar rumah terasa lebih teduh dan juga melindungi rumah dari guyuran langsung air hujan. Jika menggunakan atap kanopi yang bisa digeser, tentunya Anda bisa dengan lebih mudah menyesuaikan kondisi cuaca saat itu.

    Komponen rangka kanopi biasanya menggunakan material berupa stainless steel, kayu, besi atau baja. Banyaknya pilihan jenis atap kanopi, Anda bisa menyesuaikan dengan selera dan konsep rumah

  • Atap Kaca Tempered
    Atap Tempered
    Bagi Anda yang ingin menciptakan tampilan rumah yang elegan dan modern, maka pilihan yang tepat adalah menggunakan atap kanopi dari bahan material kaca tempered. Atap kaca ini sering disebut juga sebagai skylight.

    Meski kaca tempered tidak sepopuler dengan jenis kanopi lainnya, namun banyak masyarakat yang justru menyukainya karena dianggap bisa memberikan nuansa premium pada bangunan.

Alat Penggeser Atap Rumah

  • Menggunakan Tali Penggerak
    Atap Polycarbonate
    Atap yang bisa digeser mampu melancarkan sirkulasi udara agar bisa berjalan lebih maksimal. Saat siang atap dibuka dan saat malam dan hujan ditutup. Untuk menutup dan membuka bisa menggunakan alat seperti tali penggerak. Penggunaannya juga cukup simple hanya dengan dibuka dan ditarik.

  • Menggunakan Mesin
    Atap Polycarbonate
    Jika memiliki budget lebih, Anda bisa menggunakan mesin yang bisa dikendalikan melalui remote control. Nantinya, atap tersebut akan digerakkan menggunakan mesin. Namun, pastikan letak mesin untuk menggeser atap aman dan tidak mudah terkena air hujan demi menghindari kejadian tidak diinginkan seperti konslet.

Gunakan Bahan Rangka Railing yang Kuat

Besi hollow menjadi salah satu bahan yang digunakan dalam pembuatan atap kanopi. Bahan besi yang kuat dapat membuat besi hollow memiliki daya tahan yang kuat dan anti karat. Bahkan, besi hollow juga memiliki daya tahan terhadap api yang cukup baik, sehingga jika terjadi kebakaran api tidak akan semakin membesar.

Dari segi harga, besi hollow juga memiliki harga yang cukup ramah di kantong. Besi hollow juga memiliki bobot yang ringan, sehingga mudah untuk di pasang. Seperti yang disebutkan di atas, besi hollow juga memiliki ketahanan yang baik terhadap api, sehingga rambatan api tidak akan mudah menyebar. Hunian pun juga akan lebih cepat selesai saat menggunakan besi hollow ini.

Cocok Untuk Konsep Ruangan Semi Outdoor

Tujuan penggunaan atap yang bisa digeser adalah agar intensitas panas dan cahaya matahari yang masuk ke dalam ruangan dapat dikendalikan dengan mudah. Selain itu, sirkulasi udara di dalam rumah juga menjadi lancar. Atap ini memang lebih cocok dipakai dengan konsep ruangan semi outdoor seperti dapur, tempat cuci baju hingga taman.
Read More

Pentingnya menggunakan exhaust fan di dapur

Posting pada 20 Jul 2022

Saat memasak di dapur pasti ruangan akan penuh dengan bau dan asap. Adanya asap di dapur pastinya cukup mengganggu kenyamanan saat memasak. Apalagi bila asap masakan tersebut terperangkap cukup lama di ruangan sehingga akan menimbulkan aroma tidak sedap. Ternyata, penyebab munculnya aroma tidak sedap karena sirkulasi di dapur rumah Anda tidak baik.

Dapur yang bagus adalah yang memiliki jendela atau ventilasi udara yang memadai sehingga semua udara kotor yang dihasilkan saat memasak bisa diganti dengan udara segar dari luar. Jika dapur memiliki sirkulasi udara yang baik dan segar tentunya kegiatan memasak Anda menjadi lebih nyaman.
Dapur
Bukan perkara mudah untuk mengusir aroma tak sedap pada dapur, terlebih jika ruangan dapur memiliki desain yang tertutup, sehingga tidak memungkinkan untuk dibuat jendela, padahal dapur membutuhkan setidaknya 10-15 kali pergantian udara. Di sinilah exhaust fan berperan untuk memperbaiki kualitas udara.

Pentingnya Exhaust fan untuk Dapur

Lalu, seberapa penting exhaust fan untuk dapur? Mari kita simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
  • Menghindari polusi dapur di dalam ruangan
    Menghindari polusi udara
    Bau dan asap yang dihasilkan dari masakan di dapur Anda bisa hilang dengan menggunakan exhaust fan. Mengingat fungsi utama dari alat ini adalah membersihkan semua polusi udara kotor di dapur dan mengeluarkannya. Setelah udara kotor keluar langsung diganti dengan udara bersih dari luar

  • Pengganti ventilasi udara
    Jika ruangan dapur Anda tidak cukup memiliki ventilasi udara, maka memasang exhaust fan menjadi pilihan yang tepat. Semua udara kotor di dalam ruangan yang sudah terkontaminasi akan dibuang ke luar ruangan. Bahkan, Anda juga bisa mengatur volume udara yang ingin dimasukkan ke dapur sesuai dengan kebutuhan. Menarik, bukan?

  • Melancarkan sirkulasi udara
    Menghindari polusi udara
    Penggunaan exhaust fan juga akan membuat udara di dapur jauh lebih sehat sebab, udara kotor maupun bau makanan kurang sedap yang berasal dari dapur akan disedot dan dikeluarkan, sehingga sirkulasi udara akan terjaga dengan baik. Inilah yang membuat exhaust fan menjadi salah satu elemen penting dalam rumah, terutama bagi ruangan yang minim ventilasi.

  • Udara dalam ruangan lebih sejuk
    Meski exhaust fan dan kipas angin terlihat sama, namun untuk cara kerjanya tentu berbeda. Jika kipas angin hanya bisa memutar udara di sekitar ruangan tersebut, maka berbeda dengan exhaust fan. Alat ini mampu menyedot udara panas dan kotor ke luar ruangan lalu diganti dengan udara baru. Ruangan Anda pun akan menjadi terasa lebih segar dan segar.

  • Meningkatkan kenyamanan saat memasak
    Apa hal yang menyenangkan dalam hidup ini? Salah satunya adalah memiliki dapur yang bersih. Anda akan nyaman beraktivitas di dalamnya, terutama saat menyiapkan hidangan untuk keluarga tercinta. Penggunaan exhaust fan di dapur sangat membantu untuk menciptakan ruangan yang bersih, sejuk dan bebas dari aroma tidak sedap. Tidak hanya itu, Exhaust fan juga bisa menjaga ketahanan pada perabotan dapur Anda sehingga tidak mudah lembab dan berjamur.

Exhaust fan memiliki cara kerja yang unik, yaitu menyedot udara kotor yang berada di dalam dapur dan membawanya keluar ruangan, sehingga sangat disarankan untuk menyalakan exhaust fan ini saat memasak agar sirkulasi udara di dalam dapur tetap baik. Dapur pun bebas bau dan nyaman saat memasak. Satu hal lagi, jangan lupa lakukan pembersihan berkala ya agar exhaust fan dapat berfungsi maksimal.
Read More

Memasak lebih asik dengan Dapur Semi Outdoor

Posting pada 18 Jul 2022

Dapur menjadi salah satu ruangan favorit bagi keluarga di rumah. Pasalnya, kini desain dapur justru dibuat menyatu dengan ruangan lainnya seperti ruang makan atau ruang keluarga. Sehingga interaksi dengan keluarga pun akan terasa semakin hangat.

Tapi untuk bisa membuat suasana kumpul keluarga terasa lebih menyenangkan, pemilihan desain dapur pun harus tepat. Apabila Anda bosan dengan desain dapur yang monoton, cobalah memilih desain dapur semi outdoor.

Dapur jenis ini memang sedang menjadi tren di kalangan pecinta hunian minimalis. Menggunakan ide dapur jenis semi outdoor tentunya akan menciptakan suasana baru yang lebih sejuk dan menyenangkan karena letaknya yang berdampingan dengan halaman samping maupun belakang rumah. Cocok bagi Anda yang memasak sambil berkumpul bersama keluarga.

Tips Membuat Dapur Semi Outdoor

Dalam membuat dapur semi outdoor, Anda harus bisa mendesain secara unik dan representatif. Hal ini demi menciptakan kenyamanan dan keamanan saat memasak meski berada di luar rumah. Sesuai dengan namanya, dapur ini mengusung konsep 50% indoor dan 50% outdoor. Maka, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar konsep desain dapur semi outdoor Anda bisa terwujud dengan baik.
  1. Pilih spot yang tepat
    Spot belakang halaman
    Hal pertama yang harus Anda perhatikan sebelum membuat dapur semi outdoor adalah memilih spot yang tepat. Pastikan bahwa spot tersebut memungkinkan untuk dibuat dapur dengan konsep semi outdoor. Perhatikan juga dari segi keamanan dan kenyamanannya untuk memasak.

    Jika Anda memiliki area taman, baik di samping maupun di belakang rumah maka maksimalkan area tersebut dengan menempatkan dapur dan ruang makan. Lalu, desain dengan gaya semi outdoor sesuai selera Anda.

  2. Gunakan kanopi sebagai atap
    Kanopi dapur rumah
    Untuk menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan saat memasak, Anda bisa menggunakan kanopi sebagai atapnya. Tujuannya adalah agar terhindar dari sengatan sinar matahari saat siang hari.

  3. Tambahkan tirai penutup
    tirai dapur
    Memutuskan untuk membuat dapur semi outdoor, Anda harus mempertimbangkan kondisi dapur saat musim hujan tiba. Pastikan area sekitar dapur tetap aman meski dalam kondisi hujan. Untuk menghindari cipratan air hujan, Anda bisa menambahkan tirai penutup. Tirai ini juga bisa digunakan sebagai penutup untuk malam hari. Tirai bambu menjadi pilihan yang tepat karena bisa memberikan nuansa alam bagi hunian minimalis Anda.

  4. Perhatikan jalur air
    Cipratan air saat hujan tentu akan mengganggu kenyamanan Anda saat memasak. Maka pastikan jalur air dari atas atap tidak masuk ke dalam ruang dapur Anda. Pada bagian dapur semi outdoor tanpa atap, Anda bisa membuat jalur pembuangan air dan tambahkan. Tujuannya adalah agar air hujan yang turun bisa meresap kembali ke tanah sehingga tidak akan menggenang hingga banjir.

  5. Menggunakan furniture tahan cuaca
    furniture tahan cuaca
    Bagi Anda yang meletakkan furnitur di area luar dapur perlu mempertimbangkan jenis material yang digunakan. Pasalnya, furniture yang kerap terpapar cahaya matahari langsung, hujan, dan angin rentan terhadap pelapukan, jamur dan karat. Maka disarankan untuk memilih jenis furniture yang tahan di segala cuaca. Beberapa material furniture yang cocok diletakkan di area outdoor diantaranya aluminium, polystone, polypropylene, anyaman rotan sintetis, hingga kayu jati atau akasia.

  6. Hiasi dengan rumput atau tanaman
    taman dapur
    Jika Anda ingin membuat dapur semi outdoor terlihat nyaman dan estetik, Anda bisa meletakkan tanaman di sekelilingnya. Anda bisa memilih berbagai jenis tanaman hias atau bunga sesuai dengan selera. Selain untuk memperindah area dapur semi outdoor Anda, adanya hiasan tanaman dan rumput juga bisa membantu menjaga sirkulasi udara di sekitar dapur agar tetap sejuk.

Read More
 Whatsapp
  Pilih Jasa