Waspadai Dinding Rumah Yang Berjamur, Demi Kesehatan Keluarga Anda

Posting pada 16 Nov 2021 # Tips Rumah


Jamur dapat muncul dalam berbagai warna, tekstur, atau bentuk. Mereka dapat melihat apa saja yang menetes seperti air bekas ac, lumut, bintik-bintik di dinding Anda yang terkelupas atau kelembaban ruangan yang tidak biasa. Banyak kasus yang menyababkan tumbuhnya jamur seperti, kelembaban, kebocoran air, kehangatan, kegelapan, sumber makanan seperti kapas, dan kayu - kayuan.

Efek dari tumbuhnya jamur dapat menyebabkan menyebabkan sakit kepala, masalah pernapasan, dan bahkan kerusakan pada sistem saraf. Gejala lain bahkan mungkin termasuk bau yang mengganggu, bersin, atau pilek. Ada tanda-tanda lain yang lebih halus bahwa rumah Anda memiliki jamur.

Maka dari itu disarankan untuk tetap menjaga kesehatan rumah, terutama dinding ruangan karena merupakan central dari sebuah ruangan yang harus tetap terjaga terutama dari jamur yang dapat mempengaruhi kesehatan penghuni rumah. Berikut beberapa penyebab jamur, cara mendeteksi dan mengatasinya:

Penyebab Dinding Rumah Berjamur

  1. Air genangan
    Perhatikan genangan air di sekitar dasar rumah Anda, Ini dapat menyebabkan masalah mendasar untuk tumbuhnya jamur di dinding. Mulai dari genangan di atap, balkon, sampai rembesan air hujan

  2. Atap Bocor
    Kebocoran di atap seperti kebocoran pipa di balkon, saluran AC rumah, mungkin masalah biasa pada rumah, namun jika dibiarkan akan menyebabkan tumbuhnya jamur di dinding-dinding rumah. Untuk memastikan loteng Anda dalam kondisi baik, pastikan untuk memeriksa balkon Anda secara teratur apakah ada kebocoran. Perhatikan bintik-bintik air terutama di langit-langit sebelum balkon.

  3. Kelembaban Buruk
    Rumah yang berventilasi buruk adalah risiko jamur pada dinding, kurangnya Ventilasi udara menciptakan kelembapan yang menyebabkan pertumbuhan jamur semakin cepat.

  4. Banjir
    Banjir adalah penyebab lain dari jamur. Masalah dengan masalah penghilangan jamur sulit dihindari jika rumah Anda mengalami banjir. Rumah Anda akan basah dan mungkin perlu beberapa saat sebelum rumah Anda menjadi kering. Butuh waktu berminggu-minggu untuk mengeringkan rumah Anda. Ini berarti ada risiko besar untuk pertumbuhan jamur. karena bawasannya jamur hanya membutuhkan dua puluh empat jam sebelum pertumbuhan terjadi.

Bagaimana Cara Mendeteksi Jamur Di Dalam Dinding?

  • Wallpaper mengelupas juga bisa menjadi gejala jamur. permukaan yang tidak biasa mengelupas seperti retakan atau gelembung bisa menjadi tanda kelembaban dinding dan Pastikan untuk memperhatikan area melengkung yang terasa lembab pada dinding atau wallpaper anda.
  • Rasa dingin sebuah dinding rumah, merupakan faktor umum terjadinya kelembapan pada dinding, biasanya hal ini disebabkan kurangnya cahaya matahari masuk ke ruangan anda

Bagaimana cara menghindarinya

  1. Pengecekan secara berkala
    Lakukan pengecekan secara berkala pada rumah anda, sehingga rumah anda tetap terjaga kebersihannya dari genangan air, rembesan, atau pun hal lain yang menyebabkan pertumbuhan jamur.

  2. Gunakan cat anti jamur
    Penggunaan cat anti jamur ini sangat disarankan untuk menghindari kelembapan dinding pada rumah, khususnya memperlambat tumbuh nya sebuah jamur.

  3. Bersihkan dinding sesering mungkin
    Lalukan pembersihan dinding sesering mungkin dengan menggunakan air atau cairan anti jamur sehingga dinding tidak mudah untuk menempel.

Ketika ada jamur di dalam dinding Anda, Anda tidak akan bisa mengetahui seberapa parah kerusakan yang dinding yang di alami. Dengan ini anda bisa memberikan antisipasi pada ruangan anda agar tidak terjadi penumpukan jamur sehingga terbebas dari resiko kesehatan keluarga anda.

Apabila anda menyukai artikel ini silahkan like fanspage kami
 Whatsapp
  Pilih Jasa