Penulis Admin MitraRenov
Dipublikasikan: 21 Feb 2026
Di tengah euforia THR dan persiapan hari raya, pernahkah terpikir apakah kondisi rumah benar-benar siap menerima banyak orang? Atau justru ada bagian rumah orang tua yang diam-diam butuh perhatian lebih?
Kabar baiknya, renovasi rumah dengan memanfaatkan THR tidak selalu berarti proyek besar dan biaya fantastis. Kuncinya bukan pada seberapa mahal renovasinya, tetapi pada seberapa tepat prioritasnya.
Apalagi menurut pemberitaan detik.com, Lebaran 2026 diperkirakan jatuh pada 20-21 Maret. Periode yang masih berada di fase akhir musim hujan di sebagian wilayah Indonesia.
Artinya, risiko kebocoran atap, rembesan dinding, hingga instalasi listrik yang lembab tetap perlu diwaspadai.
Renovasi terbaik bukanlah yang paling mahal, melainkan yang paling tepat didahulukan. Bagian mana saja yang menjadi prioritas sebelum THR habis tanpa arah?
Ini bagian yang wajib harus didahulukan agar tidak merusak bagian lainnya
Prioritas pertama yang tidak bisa ditawar adalah kebocoran atap. Kerusakan kecil di bagian atas rumah seringkali menjadi sumber masalah besar di kemudian hari.

Air hujan yang menetes dari atap tidak hanya membasahi lantai, tetapi mengalir ke rangka atap, plafon, hingga dinding.
Jika dibiarkan, air yang menetes dapat melemahkan material kayu atau baja ringan sehingga menjadi lembab. Pada akhirnya dapat memicu karat, jamur hingga merusak cat dan lapisan pelindung dinding.
Baca Juga: Renovasi Atap Tanpa Pindah Rumah? Ini Resikonya
Yang sering lupa disadari, kebocoran juga bisa berdampak pada instalasi listrik yang berada di atas plafon. Kabel yang terkena air bisa menimbulkan korsleting. Terutama saat musim hujan masih aktif menjelang Lebaran.
Karena itu, perbaikan kebocoran atap harus menjadi prioritas utama.
Selain atap, kebocoran pipa saluran air juga menjadi prioritas yang tidak boleh diabaikan. Sekilas terlihat sepele karena sering tersembunyi di sudut ruangan, di balik dinding atau lantai, tetapi dampaknya bisa sama seriusnya dengan kebocoran atap.

Pada saluran air bersih, kebocoran dapat menyebabkan dinding menjadi lembab, berjamur, hingga retak.
Air yang terus merembes bisa membuat bagian bawah lantai melapuk, sehingga keramik menjadi kopong atau bahkan ambles.
Jika dibiarkan, biaya perbaikannya tentu jauh lebih besar dibandingkan sekadar memperbaiki titik bocornya.
Ini kalau saluran pipa air bersih, beda cerita kalau saluran pembuangan air kotor. Situasinya bisa lebih rumit.
Selain merusak bangunan, kebocoran pipa saluran pembuangan juga menimbulkan bau di dalam ruangan.
Apalagi, kotorannya bisa keluar ke area titik kebocoran. Tentu sangat mengganggu momen lebaran ketika keluarga atau tamu berdatangan.
Karena itu, pengecekan jalur pipa dan perbaikan kebocoran sebaiknya menjadi prioritas sebelum memikirkan renovasi yang bersifat estetika.
Area kamar mandi menjadi salah satu titik paling rawan kebocoran di dalam rumah. Wajar, karena setiap hari permukaannya terpapar air. Baik dari shower, bak mandi, maupun lantai yang selalu basah.

Masalahnya, titik sumber kebocoran kamar mandi seringkali tidak terlihat.
Air dapat merembes melalui celah nat keramik, retakan kecil pada lantai, atau lapisan waterproofing yang sudah menurun kemampuannya.
Apalagi, air dari kamar mandi seringkali bercampur sabun, sampo, dan bahan kimia pembersih. Zat tersebut dapat mempercepat pelapukan material bangunan serta menimbulkan bau.
Baca Juga: Kamar mandi di rumah bocor? Ini cara perbaikinya!
Memang, renovasi kamar mandi terkadang membutuhkan biaya lebih besar, apalagi jika sudah menyangkut pembongkaran keramik atau perbaikan saluran pipa. Tapi jika ditunda justru kerusakannya semakin luas.
Jika kebocoran masih ringan, solusi sementara seperti penggunaan nat anti bocor. Jika anda sudah mendapatkan rezeki lebih, baru anda renovasi kamar mandi secara keseluruhan. Seperti perbaikan saluran dan waterproofing ulang.
Waterproofing adalah lapisan pelindung yang berfungsi mencegah air meresap ke dalam struktur bangunan.

Ibaratnya seperti “jas hujan” untuk rumah Anda. Tanpa lapisan ini, air hujan akan masuk ke dalam beton atau dinding.
Area penerapannya cukup beragam, mulai dari dinding luar rumah, dak beton, atap, hingga lantai dan dinding kamar mandi.
Selama masih dalam kondisi baik, waterproofing mampu menahan air agar tidak menembus ke dalam bangunan.
Namun seiring waktu, lapisan ini bisa menurun kualitasnya. Terutama pada area outdoor yang terus-menerus terpapar panas matahari dan hujan.
Waterproofing yang sudah tua bisa retak, mengelupas, atau bahkan pecah tanpa terlihat jelas dari luar.
Baca Juga: Lebih Murah Cat Waterproof atau Membran? Mana yang lebih berkualitas?
Ketika hujan turun, air akan masuk melalui celah-celah kecil tersebut dan meresap ke dalam pori-pori beton. Awalnya mungkin hanya berupa noda lembab kecil.
Tetapi jika dibiarkan, rembesan bisa meluas hingga merusak cat, menimbulkan jamur, bahkan melemahkan struktur dak.
Karena itu, pengecekan dan pembaruan waterproofing menjadi langkah pencegahan kebocoran yang sangat penting. Terutama menjelang Lebaran yang masih berada di akhir musim hujan.
Dari sisi biaya, memperbarui lapisan waterproofing jauh lebih hemat dibandingkan harus memperbaiki plafon rusak, dinding mengelupas, atau struktur beton yang sudah terlanjur terpapar air dalam jangka panjang.
Terakhir namun tidak kalah penting yaitu instalasi listrik. Bagian rumah ini paling resiko tapi suka diabaikan.

Pengecekan perlu dilakukan pada kabel-kabel instalasi, terutama yang berada di atas plafon atau di balik dinding.
Pastikan tidak ada kabel yang sudah getas karena usia, digigit hewan, atau lapisan pelindungnya terkelupas hingga terlihat tembaganya.
Stop kontak yang longgar atau terasa panas saat digunakan juga perlu segera diperiksa.
Jika instalasi listrik tidak dalam kondisi baik, risiko korsleting listrik akan semakin besar. Bahkan dapat memicu percikan api dan kebakaran.
Karena itu, instalasi listrik rumah menjadi bagian prioritas utama. Kalau ada bagian kabel listrik yang rusak atau ada stop kontak yang longgar, segera perbaiki.
Ingat, biaya perbaikan instalasi listrik tidak sebanding dengan dampak yang dihasilkan jika dibiarkan rusak.
Setelah tau apa saja yang diprioritaskan, anda tinggal pilih mana yang sudah rusak dan kondisinya paling parah.
Cek mana yang dampaknya paling bahaya, mana yang bikin tidak nyaman? Kalau sudah terjawab semuanya, tinggal waktunya anda cari jasa renovasi rumah.
Ada beberapa komponen yang masuk kategori prioritas tetapi bersifat kondisional. Bukan berarti tidak perlu, asal budgetnya cukup dan kondisinya sudah membahayakan.
Rangka atap sering menjadi perhatian, terutama pada rumah yang sudah berusia cukup lama. Banyak pemilik rumah langsung berpikir untuk menggantinya, apalagi jika ingin sekalian “naik level” saat renovasi.

Tapi, rangka atap masuk kategori prioritas tetapi bersifat kondisional. Tidak semua rumah tua memiliki rangka atap yang sudah buruk.
Jika materialnya masih kuat dan tidak menunjukkan tanda kerusakan, penggantian total belum tentu diperlukan.
Baca Juga: Pilih Rangka Atap Baja Ringan atau Kayu? Cek Nilai Plusnya
Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah pengecekan kondisi fisik. Dari dalam plafon, perhatikan apakah ada bagian kayu yang lapuk, berlubang karena rayap, atau sambungan yang mulai longgar.
Jika menggunakan baja ringan, pastikan tidak ada bagian yang berkarat parah atau berubah bentuk.
Dari luar, Anda juga bisa melihat apakah atap tampak melendut atau tetap lurus dan kokoh. .
Jika belum terlihat tanda kerusakan serius, renovasi rangka atap masih bisa ditunda dan cukup dilakukan pemeriksaan berkala.
Tapi kalau ditemukan pelapukan, serangan rayap, atau atap sudah melendut, maka perbaikan atau penggantian rangka atap sebaiknya segera dilakukan demi keamanan penghuni rumah.
Mengecat dinding biasanya dilakukan untuk menghadirkan suasana baru, menutup cat yang mengelupas, atau menghilangkan noda dan jamur.

Tapi karena kita bahas kondisi budget yang terbatas, pengecatan harus dilihat dari sisi urgensinya, bukan sekadar estetika.
Jika dinding berjamur dan lembab, sudah masuk kategori wajib ditangani. Jamur yang dibiarkan terlalu lama dapat menyebar ke area sekitar dan merusak lapisan dinding lebih luas.
Selain mengganggu tampilan, kondisi ini juga dapat mempengaruhi kualitas udara di dalam rumah.
Tapi sebelum mengecat ulang, pastikan sumber kelembaban atau kebocoran sudah diperbaiki terlebih dahulu.
Mengecat tanpa mengatasi akar masalah hanya akan membuat jamur muncul kembali dalam waktu singkat.
Sebaliknya, jika cat hanya mengelupas pada titik kecil atau Anda sekadar ingin mengganti warna demi suasana baru, renovasi ini masih bisa ditunda.
Dalam kondisi anggaran terbatas, perbaikan yang mencegah kerusakan struktur tetap harus menjadi prioritas dibandingkan pembaruan estetika semata.
Mengecat plafon memang memberikan kesan rumah yang bersih dan terlihat seperti baru. Tapi perlu diingat, ada baiknya anda prioritaskan bagian rumah yang sudah rusak.

Misalnya, pada bagian plafon yang sudah muncul jamur, ini harus segera ditangani! Sama seperti dinding, jamur juga dapat mempercepat pelapukan material plafon yang pada akhirnya menyebabkan roboh
Sebelum melakukan pengecatan ulang, pastikan sumber kebocoran atau rembesan telah diperbaiki. Setelah itu, area yang terkena jamur dapat dibersihkan dan dicat ulang, tanpa harus mengecat seluruh plafon jika kondisinya masih baik.
Penggantian plafon juga dilakukan kalau sudah muncul kerusakan dan pelapukan. Apalagi kalau sudah melendut, anda wajib melakukan perbaikan.

Terutama plafon yang sering terkena kebocoran, melendut, mengelupas atau bahkan berlubang. Kalau kondisinya seperti ini, harus dilakukan perbaikan.
Masalahnya kalau plafon yang rusak tidak diganti, plafon bisa roboh sewaktu-waktu dan membahayakan penghuni rumah.
Tapi kalau membicarakan ganti plafon biar rumah semakin estetik, boleh dilakukan asal ada rezeki lebih ya.
Lantai yang kopong sebenarnya tidak selalu langsung diperbaiki. Terutama kalau hanya terdengar bunyi kopong saat diketuk. Tapi tetap diperbaiki dikemudian hari, karena lantai yang kopong bisa melendut.

Kalau ada bagian lantai yang sudah melendut, retak atau bahkan mulai mengeluarkan suara retakan, ini perlu diperbaiki. Masalahnya, lantai bisa pecah secara tiba-tiba atau saat diinjak.
Kalau sudah pecah, tajamnya dapat membahayakan penghuni rumah. Terutama anak-anak atau orang lanjut usia
Baca Juga: Lantai Keramik Rumah Anda Bergelombang dan Mau Pecah, Apa Yang Salah?
Maka itu, kalau lantai sudah terlihat menggembung dan retak, sebaiknya segera dilakukan pembongkaran dan pemasangan ulang pada area tersebut saja.
Sekarang sudah tahukan list pekerjaan yang wajib direnovasi tapi sifatnya opsional? Bukan berarti list pekerjaan ini diabaikan ya, tetap harus dilakukan asal budgetnya cukup.
Kalau masih terbatas, anda bisa melakukan perbaikan yang penting dahulu seperti yang sudah kita bahas, yaitu
Ingat, konteks yang sedang kita bahas adalah renovasi dengan budget THR yang realistis bukan renovasi skala besar. Jadi fokus utamanya memperbaiki kerusakan rumah yang membahayakan penghuni atau memicu kerusakan lebih luas jika dibiarkan.
Soal rumah impian? Tenang, itu tetap bisa diwujudkan. JIka anda sudah dapat rezeki lebih, barulah anda bisa mulai renovasi rumah skala besar. Seperti renovasi interior rumah, ganti atap dak, menambah ruangan hingga meningkat rumah.
Karena pada akhirnya, renovasi terbaik bukan yang paling mewah, tapi yang paling tepat sasaran.
Admin Mitrarenov
Diterbitkan 04 Aug 2017
Hal utama yang harus anda ketahui adalah bahwa harga bangun rumah borongan yang diajukan kontraktor terdiri dari banyak unsur pembentuk. Yang paling utama adalah harga upah dan harga material pembangunan rumah, kemudian dilengkapi oleh harga alat bantu, transportasi / mobilisasi, kelebihan (waste) material, biaya operasional, pajak, keuntungan kontraktor dan lain-lain. ...
Admin Mitrarenov
Diterbitkan 29 Dec 2016
Anda ingin mencurahkan selera pribadi anda pada interior rumah anda. Dari mana anda memulainya? Seperti apa desain yang mewakili kepribadian anda? Setiap perancang membutuhkan sumber inspirasi, begitupun dengan anda. Berikut sejumlah inspirasi yang bisa anda gunakan sebagai sumber ide renovasi interior rumah impian anda. ...
Admin Mitrarenov
Diterbitkan 19 Nov 2024
Ingin bangun rumah tumbuh? Kenali dulu kelebihan, kekurangan dan contoh desain rumah tumbuh. Yuk cek lebih lanjut ...
Admin Mitrarenov
Diterbitkan 24 Apr 2019
Jangan asal-asalan renovasi rumah tua, bisa jadi anda akan menghabiskan lebih banyak uang. Berikut hal yang harus anda perhatikan saat renovasi rumah tua ...