Mau merenovasi rumah tua? Baca dulu kiat berikut ini

Posting pada 22 Sep 2017 # Renovasi Rumah Tua


Rumah impian tidak selalu hadir dalam bentuk rumah baru, kadang anda mendapatkan kesempatan memiliki rumah sendiri dengan membeli atau mendapat warisan rumah tua. Tentu renovasi adalah langkah yang akan anda lakukan selanjutnya. Tapi jangan asal-asalan merenovasi rumah tua, bisa jadi anda akan menghabiskan lebih banyak uang dibanding membangun rumah baru. Berikut sejumlah kiat yang harus anda ketahui sebelum merenovasi rumah tua anda menjadi rumah impian. 

  • Pilihan Awal
    Hal pertama yang harus anda lakukan adalah menentukan pilihan, membongkar rumah tua dan membangun baru dari awal atau merenovasinya. Pilihan pertama mungkin adalah jalan keluar paling praktis, tetapi untuk anda yang memiliki dana terbatas maka renovasi adalah pilihan yang tidak dapat dihindari.

  • Periksa Rumah Anda
    Selanjutnya periksa kondisi rumah anda, periksa semua bagiannya mulai dari lantai, dinding, pintu, plafond, atap sampai pintu dan jendela. Catat atau dokumentasikan semua bagian yang mungkin terlihat rusak (dinding retak, genteng pecah, plafond belang, dan lain-lain) atau tidak bekerja dengan semestinya, misalnya pintu atau jendela yang tidak bisa ditutup-buka dengan lancar, washtavel mampet atau genangan air di kamar mandi. Dengan memeriksa terlebih dahulu, anda dapat membuat rencana renovasi rumah tua anda sesuai kebutuhan.

  • Amankan rumah anda (air, struktur, utilitas)
    Target pertama renovasi rumah tua adalah mengamankan rumah. Perbaiki terlebih dahulu bagian rumah yang berpotensi membahayakan penghuni atau bagian rumah lainnya. Air adalah perusak rumah utama, oleh karena itu segera perbaiki atau ganti atap dan talang rumah tua anda. Lalu periksa kerusakan struktur pada rumah anda, pondasi yang mungkin retak karena turunnya permukaan tanah, atau balok yang melengkung karena tidak kuat menahan beban. Kemudian amankan utilitas rumah anda, khususnya instalasi listrik, karena kabel tua dapat menyebabkan arus pendek dan kebakaran. Demi kesehatan penghuni rumah anda, pastikan pula bahwa tidak ada lagi material tidak aman dalam rumah tua anda. Contohnya atap dan plafond asbes, setelah pemakaian lama maka partikel asbes akan terlepas dan dapat membahayakan pernafasan.

  • Rumah tumbuh
    Renovasi rumah tua anda secara bertahap, sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial. Jangan lakukan renovasi besar secara terburu-buru, siapa tahu beberapa tahun lagi desain rumah tua anda kembali populer. Biasanya umur renovasi yang dilakukan terburu-buru juga tidak lama, karena muncul lagi kebutuhan baru yang sudah tidak sesuai dengan perubahan sebelumnya.  

  • Tua bukan berarti tidak menarik
    Rumah tua memiliki daya tariknya sendiri. Detail-detail arsitektural atau bentuk pintu dan jendela klasik tetap menarik jika ditampilkan dengan perspektif baru. Dinding tua kadang terdiri dari batu bata lama yang justru bagus jika dikupas kembali dan dijadikan akses ekspos pada ruangan anda.  

  • Datangkan ahlinya
    Jangan ragu untuk meminta pendapat dari ahlinya, arsitek atau kontraktor akan dapat memberikan banyak masukan mengenai kondisi rumah tua anda. Berkonsultasi dengan arsitek juga akan membuka pandangan anda mengenai rencana renovasi rumah tua anda.

  • Campur sari
    Bahan bangunan atau material rumah tua anda mungkin tidak lagi tersedia di pasaran atau menjadi jauh lebih mahal. Jika hal ini terjadi maka anda harus siap untuk menggabungkan bahan lama dengan material baru. Kusen jati mungkin banyak di masa lalu, tetapi kini harganya tentu selangit. Kusen UPVC atau alumunium mungkin dapat menjadi pengganti yang lebih murah dan tahan lama.

  • Pengeluaran tak terduga
    Terakhir, sebelum anda memulai renovasi rumah tua anda, sisihkan dana di luar budget renovasi untuk pengeluaran tak terduga. Salah satu keunikan dari renovasi rumah tua, kadang anda akan menemukan masalah yang tak terduga sebelumnya. Hal ini terjadi karena banyak sisi rumah tua anda yang mungkin tidak terlihat atau luput dari pemeriksaan awal anda. Juga karena anda berhadapan dengan bahan atau material yang telah berumur, kadang renovasi satu bagian dapat merembet ke bagian lainnya karena ikut rusak akibat benturan atau pembongkaran.

Baca juga : Bangun rumah baru atau renovasi rumah second? Kenali dulu untung ruginya

Renovasi rumah tua kadang menjadi alternatif satu-satunya untuk mewujudkan rumah impian anda. Walau memiliki keunikan tersendiri yang harus anda sikapi dengan hati-hati, rumah tua memiliki pula sejumlah kelebihan dan keindahan yang tidak dimiliki rumah baru. 8 kiat di atas kami harap dapat membantu anda mempersiapkan renovasi rumah tua anda. Selamat membangun.
Team Mitrarenov


Apabila anda menyukai artikel ini silahkan like fanspage kami