Banner Lebih Asri dan Adem! Ini 7+ Fungsi Ruang Terbuka Hijau di Rumah

Lebih Asri dan Adem! Ini 7+ Fungsi Ruang Terbuka Hijau di Rumah

Penulis Admin Mitrarenov

Diperbaharui: 09 Jun 2026 | Diterbitkan: 22 Dec 2017


Isi Konten Artikel

Punya sisa lahan di samping atau belakang rumah? Sadar atau tidak, area ini seringkali langsung dicor atau langsung dibangun menjadi ruangan baru seperti dapur, kamar atau perluasan ruangan lainnya.

Padahal, area hijau terbuka justru sangat penting bagi lingkungan rumah dan Anda sendiri sebagai penghuninya.

Bukan sekadar penambah estetika, kehadiran ruang terbuka hijau bisa menjadi solusi ampuh untuk menciptakan rumah adem secara alami tanpa harus terus-menerus bergantung pada AC.

Yuk kita bahas tuntas fungsi ruang terbuka penghijauan di area rumah!

7+ Fungsi Ruang Terbuka Penghijauan di Rumah

Berikut fungsi ruangan terbuka penghijauan di area rumah

1. Membuang Polusi Dalam Rumah

Tahukah Anda, polusi udara dari hasil kegiatan memasak bisa berbahaya bagi penghuni rumah?

Sirkulasi Udara

Dikutip dari lung.org, kegiatan memasak sehari-hari dapat menghasilkan emisi gas yang mengiritasi paru-paru, bahkan memicu gejala asma hingga PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis).

Masalahnya, kebanyakan rumah di kota besar sering kali menempatkan dapur di area tertutup, terutama di bagian halaman belakang yang sudah telanjur diubah menjadi ruangan penuh.

Begitu ada kegiatan memasak, asap dan polusi akan terperangkap serta mengendap di dalam ruangan untuk waktu yang lama, sehingga kualitas udara rumah jadi tidak sehat.

Nah, di sinilah pentingnya ruang terbuka hijau di rumah. Karena areanya langsung terbuka dengan lingkungan luar, Anda tinggal buka jendela lebar-lebar saat memasak.

Udara kotor dan asap dapur akan langsung terbuang keluar, dan digantikan oleh pasokan udara segar dari tanaman.

Udara di dalam rumah pun tetap bersih, aman, dan bebas dari sesak!

2. Udara Lebih Segar

Punya ruang terbuka hijau di area rumah artinya Anda memiliki "pabrik oksigen" pribadi.

Udara segar

Di area ini, Anda bisa menanam berbagai jenis tanaman yang terbukti ampuh menyaring udara kotor dan polusi, seperti lidah mertua, palem, atau bahkan pohon bambu hias.

Anda dapat lihat list tanaman pembersih udara di artikel kami: Atasi Polusi dengan Jenis Tanaman Pembersih Udara Ini.

Tanaman-tanaman tersebut memiliki peran penting untuk menyerap karbon dioksida serta partikel polusi berbahaya di sekitar lingkungan, lalu melepaskannya kembali dalam bentuk oksigen bersih.

Taman Samping Rumah

Sumber: pinterest.com

Proses alami inilah yang membuat sirkulasi udara di area rumah jadi bersih, terasa segar, dan pastinya membuat napas keluarga Anda jadi lebih lega.

3. Sirkulasi Udara Lebih Lancar

Dengan adanya area terbuka di rumah, aliran udara dapat bergerak lebih bebas melewati ruangan Anda.

Ventilasi Udara

Begitu Anda membuka jendela atau pintu, terutama jika posisi jendelanya saling berhadapan atau berada di dinding yang berlawanan, hawa pengap di dalam rumah akan mudah terdorong keluar dan ditukar dengan udara yang sejuk.

Konsep ini dikenal sebagai ventilasi silang. Biar Anda punya gambaran yang jelas, kita lihat ilustrasi berikut ini:

Ventilasi Silang

Seperti yang terlihat pada gambar diatas, celah ruang terbuka hijau di bagian belakang akan memudahkan aliran udara untuk bergerak bebas.

Ketika aliran udara bergerak lebih bebas, ada banyak manfaat ventilasi rumah yang bisa Anda rasakan, mulai dari: menghilangkan bau, mengurangi udara panas hingga membuat rumah tidak pengap.

4. Rumah Lebih Adem

Nah, karena sirkulasi udara yang lancar seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, suasana di dalam rumah pun akan terasa lebih adem.

Bagaimana prosesnya? Kita lihat ilustrasi di bawah ini:

Ventilasi Silang

Seperti yang bisa Anda lihat pada gambar di atas, udara panas yang biasanya terjebak di bagian atas ruangan tidak akan bertumpuk di satu tempat.

Aliran angin alami dari ruang terbuka akan langsung mendorong dan mengalirkan hawa panas tersebut keluar melalui jendela yang berseberangan.

Perlu diingat, kunci utama rumah yang adem adalah adanya area hijau terbuka. Area ini berperan penting dalam mendukung sistem arsitektur cross ventilation.

Terlebih lagi jika area hijau tersebut dipenuhi oleh tanaman yang kaya akan produksi oksigen, rumah Anda bakal terasa sejuk sepanjang hari.

Kalau rumah sudah terasa sejuk, apa bagusnya? Tentu saja, Anda akan mengurangi ketergantungan penggunaan AC di siang hari! Efek positifnya, Anda dapat menghemat tagihan listrik bulanan. Detailnya akan kita bahas di point selanjutnya.

5. Hemat Tagihan Listrik

Adanya ruang terbuka hijau, membuat rumah adem secara alami juga akan berdampak langsung pada tagihan listrik Anda.

mematikan ac

Kita ambil contoh hitungan sebagai berikut:

Di kota-kota besar, suhu udara biasanya mencapai puncaknya pada pukul 11.00 hingga 16.00 sore.

Pada jam-jam gerah ini, kita sering kali menyalakan AC (misalnya AC ½ PK dengan daya sekitar 350 Watt) selama 5 jam.

Ditambah lagi saat malam hari ketika tidur (pukul 20.00 hingga 06.00 pagi selama 10 jam), AC kembali menyala dalam kondisi kamar tertutup rapat. Berarti total waktu pengunaan AC adalah 15 jam.

Kami kutip dari sunenergy.id biaya per kWh rumah golongan rumah tangga R1 dengan daya 1.300 VA dan 2.200 VA dikenakan biaya sebesar Rp1.444,70 per kWh.

Nah, sekarang kita hitung total penggunaan AC, biayanya sebagai berikut:

Konsumsi Harian = 350watt x 15 Jam = 5.250 Wh atau 5,25 kWh

Tarif Listrik = 5,25 kWh x Rp 1.444,70 = Rp 7.585/hari dan selama 1 bulan adalah Rp 227.540

Nah, karena adanya ruang terbuka hijau, ruangan di dalam rumah akan terasa lebih adem dan sejuk sehingga tidak perlu lagi menyalakan AC. Dari situlah penggunaan AC di siang hari jadi berkurang.

Sekarang, kita coba lihat tabel perbandingan di bawah ini

Kondisi Rumah Waktu Pakai Konsumsi Listrik /hari Estimasi Biaya /Hari Estimasi Biaya 1 Bulan
Tanpa Ruang Terbuka (Siang & Malam Nyala) 15 Jam 5,25 kWh Rp 7.585 Rp 227.540
Ada Ruang Terbuka (Malam Nyala) 10 Jam 3,50 kWh Rp 5.056 Rp 151.693

Dari tabel di atas, Anda bisa menghemat pengeluaran AC sekitar 33% setiap bulannya.

Bukan hanya hemat AC, ruang terbuka yang dirancang dengan baik biasanya dilengkapi jendela besar. Hal ini membuat cahaya matahari alami mudah menerangi bagian dalam rumah di siang hari, sehingga Anda juga bisa mematikan lampu ruangan.

Rumah anda jadi lebih hemat tagihan listrik dan energi!

6. Mengurangi Emisi Karbon

Bicara soal mengurangi penggunaan AC, dampaknya bukan soal hemat tagihan listrik, tapi juga membawa pengaruh besar bagi kelestarian lingkungan. Efek positifnya adalah membantu mengurangi emisi karbon.

emisi karbon

Emisi karbon merupakan salah satu dalang utama dibalik pemanasan global (global warming) yang bikin cuaca bumi akhir-akhir ini terasa makin menyengat.

Nah, penggunaan AC yang berlebihan ikut menyumbang emisi tersebut melalui dua cara:

Pertama, Beban Pembangkit Listrik Berbahan Fosil: Karena AC membutuhkan daya listrik yang cukup besar, otomatis permintaan energi ke pusat pembangkit listrik juga melonjak.

Di Indonesia, mayoritas pembangkit listrik masih mengandalkan bahan bakar fosil seperti batubara yang menghasilkan gas CO2 dalam jumlah raksasa.

Kedua, Pelepasan Hawa Panas dan Bahan Kimia: Unit outdoor AC terus-menerus membuang hawa panas ke lingkungan luar yang memperparah efek pulau panas (urban heat island) di perkotaan.

Ditambah lagi, risiko kebocoran bahan kimia pendingin (freon) pada AC juga berpotensi merusak lapisan atmosfer bumi.

Maka dari itu, mematikan AC di siang hari karena rumah Anda sudah adem berkat ruang terbuka hijau adalah sebuah langkah kecil yang berdampak besar.

Anda tidak hanya menghemat energi, tetapi juga aktif memutus rantai emisi karbon demi bumi yang lebih sejuk.

7. Mencegah Banjir di Area Rumah

Mungkin banyak yang berpikir bahwa untuk mencegah banjir atau genangan di area belakang rumah atau samping, kita cukup membuat saluran drainase atau pipa pembuangan saja.

Taman Belakang Rumah

Sumber: pinterest.com

Masalahnya, kalau saluran got utama di luar kompleks sudah penuh dan meluap, maka sistem drainase rumah Anda otomatis tidak akan berjalan.

Apalagi, kalau seluruh area halaman terlanjur ditutup beton sehingga rumah jadi sangat rawan tergenang air.

Di sinilah ruang terbuka hijau mengambil peran penting sebagai area resapan air alami, terutama dengan memanfaatkan metode Lubang Biopori.Lubang Biopori

Sumber: pinterest.com

Adanya lubang biopori di area terbuka hijau ini terbukti sangat ampuh untuk mencegah banjir lokal dan genangan air.

Cara kerjanya adalah dengan membantu meningkatkan daya serap air hujan agar bisa langsung masuk ke dalam tanah secara cepat, tanpa perlu membebani saluran got luar.

Dengan begitu, area rumah Anda pun bisa bebas dari air menggenang.

Menariknya lagi, lubang biopori ini juga bisa Anda manfaatkan sebagai tempat pembuangan sampah organik (seperti sisa sayur atau daun kering) yang dapat berubah menjadi kompos untuk meningkatkan kesuburan tanah di sekitarnya.

Dengan kata lain, Anda jadi punya kesempatan untuk membuat kebun secara mandiri!

8. Tempat Kebun Mandiri

Ruang terbuka hijau di rumah, bisa Anda manfaatkan untuk menjadi area produktif, yaitu perkebunan mini untuk memenuhi kebutuhan sayuran keluarga secara mandiri.

Kebun cabaiUntuk kebun mini di rumah, Anda bisa menanam jenis tanaman yang mudah tumbuh dan sering digunakan sehari-hari, seperti cabai rawit, bayam, tomat, atau sawi hijau.

Kebun Vertikal

Sumber: pinterest.com

Metode penanamannya pun bisa disesuaikan dengan keinginan Anda, mulai dari sistem hidroponik, menggunakan media polybag, hingga ditanam langsung di atas tanah.

Tapi, akan lebih baik kalau anda menanam langsung di tanah area terbuka hijau, terutama jika area tersebut dekat dengan lubang biopori yang sudah diberi sampah organik sebelumnya.

Proses pembusukan alami di dalam lubang tersebut akan membuat tanah di sekitarnya menjadi sangat gembur dan kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tanaman.

Dengan memiliki kebun mandiri ini, Anda bisa menghemat anggaran belanja dapur bulanan karena tinggal memetik hasil panen dari halaman rumah sendiri!

9. Sarana Area Kumpul Keluarga

Selain urusan kesehatan dan lingkungan, ruang terbuka hijau di rumah juga bisa disulap menjadi area berkumpul yang sangat ideal bersama keluarga.

Kumpul Keluarga

Suasana hijau yang asri dan udara yang sejuk secara alami akan membuat momen kebersamaan Anda, pasangan, serta anak-anak terasa jauh lebih santai, dan menyenangkan.

Karena areanya berada di ruang terbuka, Anda tidak perlu khawatir jika ingin mengadakan acara kumpul-kumpul sambil memasak, seperti membakar sate atau barbecue (BBQ).

Semua asap dan bau masakan yang dihasilkan akan langsung mengalir bebas ke udara luar tanpa menyisakan asap pengap di dalam rumah.

Namun, ada satu hal penting yang perlu Anda perhatikan jika ingin menata area kumpul ini: jangan sembarangan menaruh furniture.

Furniture yang dibiarkan terekspos sinar matahari terik dan guyuran air hujan dalam waktu lama akan sangat cepat lapuk, berkarat, atau rusak.

Oleh karena itu, jika Anda ingin membuat ruang bersantai disini, pastikan untuk menggunakan furnitur khusus luar ruangan (outdoor furniture) yang tahan cuaca atau pilih model furniture portable yang mudah dilipat dan dirapikan kembali ke dalam rumah setelah selesai digunakan.

10. Rumah Jadi Asri

Terakhir, karena rumah Anda memiliki area terbuka yang terhubung langsung dengan elemen alam, suasana hunian secara keseluruhan pun akan terasa jauh lebih asri.

Rumah Asri

Kehadiran tanaman, gemercik air, atau sekadar hamparan rumput hijau ini otomatis menjadi poin plus estetika rumah Anda.

Bahkan saat Anda berada di dalam ruangan sekalipun, memandang ke arah halaman belakang yang asri akan langsung memberikan kesan rileks, santai, dan menghilangkan penat setelah seharian beraktivitas.

Belakang Halaman Rumah

Sumber: pinterest.com

Perlu diingat, kehadiran ruang terbuka hijau di dalam rumah bukan sekadar elemen pemanis untuk mempercantik estetik rumah.

Seperti yang sudah kita bahas bersama, fungsi area ini sangat penting bagi penghuni rumah serta lingkungan sekitar.

Itulah mengapa dalam dunia arsitektur dan desain hunian modern, pembuatan area terbuka hijau menjadi sebuah kebutuhan yang penting, bukan lagi sekadar opsi mewah.

Dengan merancang ruang terbuka hijau yang tepat, rumah minimalis sekalipun bisa disulap menjadi tempat yang adem dan super nyaman untuk keluarga.

Tanya Jawab

Ada pertanyaan fungsi ruang terbuka di rumah? Kita jawab disini

Kalau Seluruh Ruangan Tertutup Apakah Bisa Buat Area Terbuka Hijau?

Bisa, meskipun hasilnya tidak akan optimal jika memanfaatkan sisa lahan tanah di area sekitar rumah.

Solusi terbaiknya, Anda bisa memanfaatkan area rooftop dengan tetap memperhatikan kekuatan struktur bangunan serta sistem pembuangan airnya.

Anda dapat melihat cara membuat taman rooftop di artikel kami: Buat Taman Di Rooftop, Apa Saja Yang Harus Diperhatikan?

Bikin Ruang Terbuka Hijau Apakah Mahal?

Tidak juga. Faktanya, sebagian besar perumahan dari developer sudah menyediakan sisa lahan terbuka di bagian belakang atau samping rumah. Anda tinggal memaksimalkannya dengan menanam rumput alami, membuat kebun mini, atau menata tanaman hias.

Apakah Bakal Jadi Sarang Nyamuk?

Tidak, selama tidak ada air yang menggenang. Kuncinya ada pada kebersihan dan kelancaran sistem drainase.

Apakah Tidak Ada Ruang Terbuka Hijau Membuat Rumah Panas?

Ya! Tanpa adanya ruang terbuka di sekitarnya menjadi penyebab rumah terasa panas. Sirkulasi udara jadi terhambat, hawa panas dari aktivitas harian akan terjebak di dalam ruangan dan membuat rumah terasa gerah setiap hari.

Artikel Serupa

Banner Berita Ingin Membuat Kolam Ikan? Pelajari Dahulu Cara Merawatnya

Ingin Membuat Kolam Ikan? Pelajari Dahulu Cara Merawatnya

Admin Mitrarenov

Diterbitkan 22 Dec 2017

Kolam ikan menjadi elemen rumah yang dapat memberikan kesan segar untuk penghuninya. Namun anda harus tahu cara merawatnya supaya tetap segar ...

Banner Berita Atasi Polusi dengan Jenis Tanaman Pembersih Udara Ini

Atasi Polusi dengan Jenis Tanaman Pembersih Udara Ini

Admin Mitrarenov

Diterbitkan 07 Nov 2023

Polusi membawa dampak buruk bagi manusia. Yuk kenali jenis tanaman pembersih udara yang dapat mengatasi polusi udara dan kenali manfaatnya! ...

Banner Berita Ingin mempunyai taman tapi lahan terbatas? Tidak masalah!

Ingin mempunyai taman tapi lahan terbatas? Tidak masalah!

Admin Mitrarenov

Diterbitkan 25 Jan 2019

Anda ingin membuat taman tapi lahannya terbatas? Atau tidak memiliki lahan kosong sama sekali? Tidak masalah, anda masih dapat membuat taman di rumah. ...

Banner Berita Kolam ikan anda berubah warna hijau apa penyebabnya?

Kolam ikan anda berubah warna hijau apa penyebabnya?

Admin Mitrarenov

Diterbitkan 20 Feb 2019

Apa yang menyebabkan kolam ikan anda berubah menjadi berwarna hijau? Yuk Simak disini ...

Konsultasi Gratis