Penerapan New Normal Dalam Pembangunan Rumah Tinggal
Penulis Admin Mitrarenov
Diterbitkan: 15 Jul 2020
Isi Konten Artikel
Dalam PSBB, sejumlah besar bisnis dilarang untuk beraktivitas di kantor dan mewajibkan karyawannya untuk working from home. Akan tetapi, ada sejumlah sektor bisnis yang dikecualikan, yaitu kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, dan kebutuhan sehari-hari (Pergub DKI Jakarta 33/2020 Pasal 10). Mitrarenov, selaku platform berbasis teknologi informasi yang berkaitan dengan dunia konstruksi, pun termasuk sektor bisnis yang dikecualikan tersebut. Namun, demi mendukung kebijakan physical distancing, seluruh aktivitas kantor telah dialihkan ke rumah masing-masing karyawan. Akan tetapi, ada banyak mitra tenaga profesional Mitrarenov yang masih berkewajiban melaksanakan proyek konstruksi di lapangan, yang tetap berkomitmen mewujudkan impian para homeowners yang menggunakan jasa Mitrarenov.
Setelah beberapa bulan berjalan Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengumumkan tahapan rencana pembukaan sektor ekonomi untuk melaksanakan program masyarakat produktif dan aman Covid-19 atau new normal. New normal digadang-gadang sebagai usaha untuk menggerakkan kembali perekonomian yang lumpuh selama beberapa bulan terakhir.
Apa itu new normal?
Apa saja kriteria dan syarat penerapan new normal menurut WHO?
Pengendalian ini juga harus bisa dilakukan di tempat yang memiliki kerentanan tinggi misal panti jompo, fasilitas kesehatan mental, dan wilayah dengan banyak penduduk. Langkah pengendalian dengan pencegahan juga harus diterapkan di tempat kerja.
Beberapa daerah telah membuat aturan terkait penerapan new normal sambil terus melakukan upaya pencegahan COVID-19. Masyarakat diharapkan mengikuti aturan tersebut dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.
Bagaimana persiapan Pelaksanaan Pekerjaan Bangun Rumah tinggal dalam penerapan new normal?
Pedoman ini dibuat terutama untuk menjamin keamanan dan kesehatan semua pihak yang terlibat dalam pekerjaan proyek konstruksi menghadapi situasi Covid-19. Tentunya ini tidak menjamin bahwa semua risiko dapat dihilangkan. Pelaksanaan di lapangan secara ketat menjadi faktor penentu seberapa besar risiko tersebut dapat diminimalisasi.
Langkah-langkah pencegahan di tempat kerja mulai ditetapkan seperti jarak fisik, selalu menggunakan masker, fasilitas mencuci tangan, dan etika pernapasan,"
Dengan mengikuti pedoman ini dan juga selalu mengikuti anjuran dan saran dari pemerintah, semoga semua proyek konstruksi dapat terus berjalan di tengah-tengah wabah ini.

