Bagaimana membuat IMB rumah tinggal sendiri?

Posting pada 09 Jun 2020 # cara membuat imb rumah tinggal


Tidak asing lagi bagi kita, khususnya Anda yang sedang dalam proses mendirikan rumah tinggal atau bangunan. Tentu saja akan memerlukan surat IMB (izin membangun bangunan). Namun ternyata masih banyak sekali orang-orang yang belum paham cara untuk membuat ataupun mengurus IMB dan masih menggunakan pihak ketiga untuk mengurus IMB tersebut.

Jadi jika Anda berencana untuk membangun rumah, Anda harus memastikan untuk mengurus IMB Rumah Bangunan Baru. Tujuan IMB yaitu menciptakan tata letak bangunan yang teratur, nyaman dan sesuai peruntukkan tanah. Dengan adanya mengurus IMB, diharapkan tercipta keserasian dan keseimbangan antara lingkungan dan bangunan, apalagi di kota besar seperti Jakarta yang sangat padat dengan bangunan.

Mengurus IMB sebaiknya dilakukan jauh sebelum pelaksanaan pendirian pembangunan sehingga kedepannya tidak bermasalah dengan peraturan-peraturan yang berlaku. Berikut cara dan prosedur untuk mengurus IMB:

Persyaratan dokumen IMB

  1. Melengkapi persyaratan dokumen data pemohon
    yang terdiri atas:
    • Formulir data pemohon yang berisi nama pemohon, alamat pemohon, dan status hak atas tanah.
    • Dokumen identitas pemohon, berupa fotokopi KTP atau identitas lainnya dan surat kuasa dari pemilik bangunan apabila yang mengajukan permohonan bukan pemiik bangunan


  2. Melengkapi persayaratan Data tanah
    yang terdiri atas:
    • Tanda bukti status kepemilikan hak atas tanah atau perjanjian pemanfaatan tanah
    • Data kondisi/situasi tanah (letak/lokasi dan topografi)
    • Surat pernyataan bahwa tanah tidak dalam status sengketa
    • Surat pemberitahuan pajak terhutang bumi dan bangunan (SPPT–PBB) tahun berkenaan.

Alur Pengajuan IMB Rumah Tinggal

Bagi Anda yang memiliki rumah di bawah 500 meter persegi, mengurus IMB bisa langsung datang kecamatan di loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kecamatan, setelah itu Anda bisa langsung mengisi formulir untuk pengajuan pengukuran tanah. Satu minggu kemudian petugas akan datang ke rumah Anda dan mengukur dan membuat gambar denah rumah Anda, setelah gambar jadi maka dapat dijadikan blueprint untuk IMB.

Baca Juga: Kenapa IMB penting untuk pemilik rumah?

Lama Proses Pembuatan IMB Rumah Tinggal

Setelah gambar denah selesai, baru proses pengajuan IMB bisa dilaksanakan, jangka waktu lama pembuatan IMB sendiri bisa memakan waktu 15 hari kerja (Tergantung per daerah).

Biaya Pengurusan IMB Rumah Tinggal

Biaya pengurusan IMB sendiri dihitung berdasarkan luasan rumah tersebut, yakni per meter persegi yang dimana per daerah memiliki harga yang berbeda-beda. Dalam Perhitungan biaya IMB ada beberapa poin, yaitu:
  • Luas bangunan
  • Indeks konstruksi
  • Indeks fungsi
  • Indeks lokasi
  • Tarif dasar
Untuk menghitung biaya IMB rumah Bangunan Baru, rumus yang digunakan yaitu: tarif dasar masing-masing daerah x indeks fungsi x indeks lokasi x indeks konstruksi x luas bangunan.

Sebagai gambaran, tarif dasar pembuatan IMB saat ini sekitar Rp2.500 per meter persegi dan dihitung berdasarkan luas rumah tersebut.

Mengambil IMB

Setelah semua proses dijalankan, maka pemerintah daerah akan menerbitkan permohonan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dengan waktu paling lama 7 hari kerja terhitung sejak tanda bukti pembayaran retribusi IMB diterima. Nah mudah bukan untuk mengurus IMB? Semoga artikel ini dapat membantu Anda mengurus IMB Sumber:
  • Peraturan Pemerintah Dalam Negeri No 32 tahun 2010 Tentang Pedoman Pemberian Izin Mendirikan Bangunan
  • Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI No 05/PRT/M/2016 Tentang Izin Mendirikan Bangunan Gedung

Apabila anda menyukai artikel ini silahkan like fanspage kami
 Whatsapp
  Pilih Jasa