Ingin bangun rumah tetapi dana terbatas? Bangun rumah anda secara bertahap

Posting pada 28 Jul 2017 # Rumah Tumbuh, Bangun Rumah Bertahap


Membangun rumah untuk diri sendiri dan keluarga adalah impian semua orang. Mewujudkan rumah impian tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan umumnya sulit untuk dapat dikumpulkan dengan cepat. Tetapi sesungguhnya membangun rumah tidak harus dilakukan sekaligus, tetapi dapat dilaksanakan secara bertahap. Konsep ini sering disebut sebagai konsep rumah tumbuh. Bagaimana caranya? Simak sejumlah jurus berikut ini. 

Rencana jauh ke depan

Walaupun akan dibangun bertahap, rencanakan bentuk akhir rumah impian anda sejak awal. Hal ini penting untuk mengetahui batas optimal luas rumah yang dapat anda bangun di atas tanah anda, dan elemen bangunan apa saja yang dapat disiapkan sejak awal. Berpikirlah besar, walaupun saat ini anda belum memiliki anak, rencanakan rumah dengan ruang tidur anak. Tambahkan ruang lainnya yang mungkin anda butuhkan 10 tahun ke depan seperti; ruang tidur tamu / orang tua, gudang, ruang belajar, musholla dan sebagainya.


Kami sarankan anda berkonsultasi dengan arsitek untuk konsep rumah tumbuh anda. Arsitek yang baik dapat membantu anda merencanakan rumah yang optimal dengan tahapan-tahapan pembangunan sesuai dengan keinginan anda, sekaligus dapat memberikan gambaran biaya untuk mewujudkannya. 

Siapkan infrastruktur untuk berkembang

Jika anda memiliki tanah yang luas, mungkin pertimbangan infrastruktur dapat dikesampingkan karena anda akan menambah ruangan di atas sisa lahan yang tersedia. Akan tetapi bagi anda yang memiliki tanah yang terbatas, maka anda harus memperhitungkan infrastruktur yang dapat anda siapkan sejak awal. Pondasi dan kolom misalnya, jika anda ingin memiliki rumah lebih dari satu tingkat, maka sebaiknya sejak awal struktur rumah disiapkan untuk dapat menahan beban pertumbuhan rumah anda. 


Kemudian ada baiknya siapkan pula sarana utilitas rumah anda, khususnya ukuran pipa instalasi air kotor, kapasitas pengolahan limbah, dan saluran air hujan untuk dapat menampung volume air buangan yang dihasilkan saat anda mengembangkan rumah anda. Ingat bahwa penambahan kamar mandi, dapur, dan luas atap otomatis menambah volume limbah yang dihasilkan oleh rumah anda.  

Dengan menyiapkan kedua hal di atas, anda memperkecil potensi pembongkaran rumah utama saat anda menambah ruangan. Ingat bahwa pondasi dan pipa-pipa pembuangan semua ada di bawah lantai dan dinding rumah anda, jadi semua perubahan yang perlu dilakukan pada kedua elemen itu berarti membongkar lantai dan dinding. 

Membangun yang penting lebih dahulu

Jika sudah tiba saatnya anda akan membangun rumah tumbuh anda, ingat dua hal ini: Pertama, dahulukan pembangunan fungsi-fungsi terpenting yang paling anda butuhkan terlebih dahulu. Jika semua fungsi yang anda butuhkan bisa masuk di lantai dasar, buat apa buru-buru meningkat rumah? Kedua, sebisa mungkin tetap pada rencana yang sudah anda canangkan sejak awal. Semua perubahan dan/atau penambahan dari rencana akan berimbas pada meningkatnya biaya pembangunan rumah anda.


Mewujudkan rumah impian dapat dilakukan secara bertahap dengan konsep rumah tumbuh. Yang perlu anda ingat, rumah tumbuh membutuhkan rencana, perhatian dan kesabaran untuk mendapatkan hasil yang optimal. Diskusikan konsep rumah tumbuh pada arsitek dan kontraktor anda sebelum membangun rumah. Jurus-jurus di atas kami harap dapat meningkatkan rasa percaya diri anda mewujudkan rumah impian yang terjangkau untuk seluruh keluarga.

Apabila anda menyukai artikel ini silahkan like fanspage kami