Mengenal Jenis Kolam Renang

Posting pada 01 Dec 2020

Rumah impian adalah tempat peristirahatan anda dan keluarga setelah lelah bekerja seminggu penuh, dan kolam renang merupakan menjadi tempat pelarian anda tanpa harus bersusah payah keluar dari rumah.

Di tengah cuaca panas, paling seru bermain air di kolam renang untuk mendinginkan suhu tubuh. Walaupun memanfaatkan kolam renang umum adalah cara termudah dan termurah, kolam renang rumah tetap terbaik dalam hal kenyamanan dan kepraktisan.

Apabila kamu tergolong hobi berenang dan memiliki lahan sisa di halaman rumah, membuat kolam renang rumah sendiri akan jauh lebih efisien. Kamu bisa langsung berenang saat menginginkannya.

Pada umumnya, tujuan membangun kolam renang yang utama adalah untuk melakukan olahraga air seperti berenang. Namun, terdapat banyak aktivitas lainnya yang dapat dilakukan di kolam renang seperti berjemur, berendam, dan lain-lain.

Anda tertarik? Kenali dahulu jenis dan macam kolam renang yang dapat anda buat di halaman rumah impian anda.
  1. Lokasi Kolam Renang
    Berdasarkan lokasinya, kolam renang dapat digolongkan menjadi: Kolam Outdoor, yaitu kolam renang yang diletakkan di luar rumah; Kolam Indoor, yaitu kolam renang yang terletak di dalam rumah; dan Kolam Semi Outdoor, yaitu kolam renang di luar rumah tetapi dilengkapi penutup / atap.

    kolam renang outdoor dan indoor
  2. Permukaan Kolam Renang
    Jenis kolam renang seringkali dibedakan berdasarkan kedudukannya pada permukaan tanah, yaitu: Kolam Gali (In-ground), yaitu kolam yang masuk kedalam tanah; Kolam Atas / Muncul (Above Ground); Kolam Lereng, jika terletak di permukaan tanah yang menurun atau bagian dari terasering; dan Kolam High-Rise, jika terletak di atas bangunan pencakar langit.


  3. Fungsi Kolam Renang
    Kolam renang juga dapat dibedakan dari fungsi dan penggunanya, yaitu: Kolam renang publik yang terbuka untuk umum; Kolam renang pribadi di rumah tinggal; Kolam Latihan (exercise pool) berukuran sekitar 2,5x5 M dan dilengkapi dengan arus sehingga atlet berenang di tempat; Kolam kompetisi yang digunakan untuk perlombaan dengan standar ukuran internasional;


    Kolam Spa yang umumnya dilengkapi air panas dan penyemprot air yang berfungsi pijat; dan berbagai kolam lainnya.

  4. Bentuk Kolam Renang
    Sementara berdasarkan bentuknya, kolam renang seringkali dibedakan menjadi: Track Pool, umumnya berbentuk sempit memanjang yang digunakan untuk latihan; Kolam persegi / kotak yang paling umum dibuat di rumah; Kolam kotak bersudut (blocks), umumnya dibuat mengikuti bentuk rumah; Kolam bulat / elips; dan Kolam tak beraturan (free form) yang dibuat berdasarkan desain tertentu atau mengikuti bentuk alamiah.


  5. Material Kolam Renang
    Berdasarkan materialnya, maka kolam renang umumnya dibedakan menjadi: Kolam beton yang terbuat dari coran beton dengan finishing keramik atau batu alam; Kolam Fiberglass; dan kolam Vinyl.

  6. Jumlah kolam
    Kolam renang juga dapat dibedakan dari jumlah kolam yang dibuat dalam satu area, yaitu antara lain: Kolam Tunggal (Single Pool) yaitu kolam tunggal dengan 1 kedalaman (misalnya kolam anak dan kolam kompetisi); Kolam Tunggal Bersekat (Divided Pool) yaitu kolam tunggal dengan perbedaan kedalaman; dan Kelompok Kolam (Group / Cluster), yang terdiri dari banyak kolam dalam satu area.


  7. Air Kolam Renang
    Berdasarkan airnya, kolam renang juga memiliki berbagai macam, antara lain: Natural / Alami yaitu kolam berair tenang yang dibiarkan mengikuti suhu lingkungan; Kolam Air Panas (Heated Pool) yaitu kolam yang dilengkapi pemanas / pengatur suhu; Kolam Air Laut berisi air yang mengandung garam; dan Kolam Khusus (special effect)

  8. Penggantian Air
    Masih berhubungan dengan air, kolam renang juga dapat dibedakan berdasarkan sistem penggantian airnya. Fill and Draw Pool, yaitu kolam yang airnya statis dan harus dikosongkan sebelum diganti airnya setelah beberapa waktu tertentu; Flow Through Pool, yaitu kolam yang airnya terus berganti karena terus-menerus dialirkan air dari luar; dan Recirculating Pool, yaitu kolam yang mempertahankan kebersihan air dengan mengalirkan air melalui sejumlah mesin dan filter.

  9. Efek Tepian
    Sesuai dengan kreatifitas perancangnya, kolam renang kini seringkali dibedakan berdasarkan desain atau efek tepiannya, antara lain: Kolam berpantai (Beach Pool), yaitu kolam yang salah satu sisinya dibuat landai seperti permukaan pantai dan kadang dilengkapi dengan pasir; dan Infinity Pool, yaitu kolam yang air mengalir jatuh dari salah satu sisinya dan menciptakan kesan kolam tanpa batas.


  10. Style Kolam Renang
    Tidak ada batasan dalam bentuk dan gaya kolam renang, style kolam renang dapat mengikuti style arsitektur rumah atau justru berbeda sama sekali. Beberapa style kolam renang yang sering diadaptasi antara lain: Natural Pool yaitu kolam bergaya alamiah seakan danau di tengah hutan; Minimalist Pool yaitu kolam bergaya modern yang simple; Roman / Grecian Pool yaitu kolam bergaya Romawi / Yunani;


Kolam renang adalah pelengkap yang sempurna bagi anda yang menginginkan suasana rumah yang berbeda dan berkelas. Nah, apakah Anda juga ingin segera membangun kolam renang impian di rumah Anda?

Jika masih ada sisa lahan di rumah, tidak ada salahnya untuk berencana membuat kolam renang pribadi. Dengan demikian, anak-anak di rumah juga dapat menikmati hari libur mereka tanpa harus liburan ke luar rumah. Cukup bersantai bersama keluarga di kolam renang bisa menjadi hari libur yang menyenangkan. Manfaatkan fungsi dari masing-masing jenis kolam renang di rumah dengan sebaik-baiknya dan jangan lupa untuk selalu merawatnya.
Read More

Ubah Tampilan Ruang Tamu Anda Agar Selalu Segar

Posting pada 26 Nov 2020

Ruang tamu adalah ruangan pertama yang dilihat oleh penghuni dan tamu rumah kita. Ruang tamu-lah showcase interior rumah anda. Tetapi seiring berjalannya waktu dan berubahnya trend, ruang tamu perlu adanya renovasi agar tidak terasa membosankan. Oleh karena itu, umumnya ruang tamu adalah ruang yang paling sering direnovasi. Perencanaan dalam mendekorasi sebuah ruang tamu dalam hunian yang nyaman, pasti sangat diidamkan oleh keluarga ya kan. Apa cara termudah untuk merubah suasana ruang tamu? Menurut kami hanya dengan merubah 1 sisi dinding saja anda akan mendapatkan ruang tamu yang sama sekali berbeda. Bagaimana caranya?

  1. Rubah Warna
    Merubah warna adalah pilihan termudah dan termurah merubah suasana ruang tamu anda. Pilih sisi dinding yang menjadi fokus ruangan, atau sebaliknya menjadi backdrop sofa anda, dan ubah warnanya. Pilih warna yang kontras dengan dinding sekitarnya. Ingat bahwa warna merubah mood ruang jadi pilih warna sesuai mood ruang yang hendak anda ciptakan untuk ruang tamu anda.

    Baca juga: Ternyata Warna Cat Rumah Dapat Mengubah Mood Anda Lho

    Ingat bahwa perubahan warna dapat dicapai tidak hanya dengan cat, tersedia banyak pilihan warna dan motif dari bahan wallpaper, vinyl, dan lain-lain.



  2. Beri tekstur
    Ingin lebih? Beri tekstur pada dinding tersebut. Anda dapat menggunakan keramik, batu alam, bata ekspos, bahkan potongan kayu untuk menghias dinding anda. Aturan yang sama berlaku dengan mengecat, lakukan dekorasi dengan bijak, semakin kasar atau timbul teksturnya maka dinding tersebut akan semakin tampak muncul.



  3. Beri elemen dekoratif
    Merubah warna atau tekstur saja kadang masih terasa kurang, anda bebas menambahkan elemen-elemen dekoratif pada dinding tersebut. Foto, lukisan, ukiran, tanaman atau pernik unik semua dapat ditambahkan pada dinding. Kembalikan pada suasana ruang yang anda inginkan, ingin suasana hangat, letakkan foto-foto anggota keluarga. Ingin suasana alam, pasang lukisan pemandangan atau tanaman.



Kenapa hanya 1 sisi dinding?

Sentuhan kontras pada 1 sisi dinding saja sudah cukup merubah suasana seluruh ruangan. Efisiensi adalah tujuan utama, ingat bahwa makin luas dinding yang direnovasi, makin mahal pula biayanya. Finishing 1 sisi dinding mengarahkan fokus ruangan, sebagai pusat perhatian atau sebagai backdrop furniture.

Suasana ruang tamu yang unik akan menjadi showcase rumah idaman anda. Jika sudah bosan dengan penataan saat ini, tips di atas kami harap dapat membantu anda mendesain ulang dan merenovasi interior ruang tamu anda.
Read More

Lantai Keramik Rumah Anda Bergelombang dan Mau Pecah, Apa Yang Salah?

Posting pada 24 Nov 2020

Lantai keramik rumah anda tidak rata atau bergelombang atau bahkan tiba-tiba pecah dengan sendirinya? Kejadian yang sering disebut keramik ‘meledak’ atau ‘popping’ ini banyak terjadi pada rumah yang relatif masih baru. Biasanya diakibatkan oleh beban yang berlebihan atau benturan benda keras.

Setiap jenis lantai keramik memiliki ketahanan beban yang terbatas. Beban yang berlebihan di satu titik, secara langsung dapat memecahkan keramik atau menurunkan permukaan struktur di bawahnya yang akan berpengaruh langsung pada lapisan keramik di atasnya.

Keramik lantai memiliki kadar muai – susut akibat perubahan suhu dan juga kelembaban. Keramik bermutu rendah seringkali memiliki kadar muai – susut yang besar sehingga saat muai-susut terjadi tidak sinkron dengan perekatnya, keramik dapat lepas dari perekatnya atau bahkan pecah jika tekanannya besar.

Apa penyebab lantai popping? Dan bagaimana mencegahnya? Simak artikel di bawah ini.

Penyebab lantai popping

  1. Kondisi elemen di bawah keramik
    Penyebab pertama keramik ‘popping’ adalah perubahan atau pergeseran elemen di bawah lantai. Jika lantai berada di atas permukaan tanah, maka gempa dan banjir dapat menyebabkan pergerakan tanah di bawah pasangan lantai, dan memaksa pasangan lantai yang melekat di atasnya untuk ikut bergerak.

    Jika pasangan lantai keramik di atas dak beton, maka selain faktor gempa, muai-susut dak beton yang belum sempurna dapat juga menyebabkan terjadinya pergerakan pada dak beton dan pasangan keramik di atasnya.

  2. Perekat lantai
    Perekat keramik tradisional (semen, pasir dan air) menyusut seiring berjalannya waktu akibat menguapnya air. Penyusutan perekat yang tidak seragam akan mendorong keramik untuk lepas dengan sendirinya. Selain itu, pemasangan perekat yang tidak merata menyebabkan timbulnya lubang (kopong) di bawah keramik. Lubang-lubang ini dapat terisi air atau udara yang peka terhadap perubahan suhu. Saat terjadi perubahan suhu ekstrim lubang ini dapat memuai atau menyusut dengan cepat dan memaksa keramik di atasnya untuk ikut bergerak.

  3. Nat
    Nat atau Jarak antar keramik yang terlalu rapat, menyebabkan keramik tidak dapat memuai dengan semestinya. Sebaliknya nat yang terlalu renggang dan tidak terisi dengan baik juga beresiko menjadi jalur masuknya air ke bawah keramik.

  4. Beban Berlebihan dan benturan benda keras
    Setiap jenis lantai termasuk keramik memiliki ketahanan beban yang terbatas. Struktur pun demikian, beban berlebihan di satu titik dapat secara langsung memecahkan keramik atau menurunkan permukaan struktur di bawahnya (dak beton atau tanah) yang akan berpengaruh langsung pada lapisan keramik di atasnya.

  5. Mutu lantai keramik
    Lantai keramik memiliki kadar muai-susut akibat perubahan suhu dan kelembaban. Keramik bermutu rendah seringkali memiliki kadar muai-susut yang besar sehingga saat muai-susut terjadi tidak sinkron dengan perekatnya, keramik dapat lepas dari perekatnya atau bahkan pecah jika tekanannya besar.


Bagaimana mencegahnya? Dan apa yang dapat dilakukan jika keramik lantai terlanjur meledak atau ‘popping’?

Langkah pencegahan

  1. Dak beton telah kering sempurna sebelum dipasang keramik
  2. Gunakan perekat khusus sesuai jenis lantainya
  3. Gunakan keramik yang bermutu. Jika tidak, maka salah satu cara untuk menghindari muai/susut mendadak adalah dengan merendam keramik di air sebelum pemasangan
  4. Gunakan alat bantu pemasangan keramik
  5. Jarak nat antar keramik harus sesuai spesifikasi, dan gunakan pengisi nat yang bermutu
  6. Periksa setelah pemasangan dengan mengetuk keramik, bagian yang pasangannya tidak sempurna akan terdengar kosong atau kopong
  7. Beri waktu pengeringan yang cukup, lantai jangan langsung digunakan atau diberi beban

Perbaikan

Perbaikan keramik dapat dilakukan sebelum pecah atau ‘popping’. Jika terdeteksi sejak awal bahwa terjadi lubang di bawah keramik (suara kopong atau keramik ‘goyang’ saat diinjak), maka kami sarankan anda melepas keramik yang bermasalah, kupas adukan perekatnya sampai dasar dan pasang kembali keramiknya. Jika terlanjur pecah, maka tidak ada pilihan lain anda harus mengganti keramik yang pecah dengan yang baru.

Demikian uraian kami mengenai penyebab meledaknya keramik atau ‘popping’. Mudah- mudahan dapat menjadi masukan anda dalam mewujudkan rumah impian anda.
Read More

Kelebihan dan Kekurangan Rumah Tumbuh Untuk Rumah Jangka Panjang

Posting pada 18 Nov 2020

Rumah tumbuh adalah salah satu cara untuk merencanakan dan membangun rumah dengan cara bertahap. Rumah tumbuh biasanya dilakukan dalam jangka waktu yang panjang. Dana yang belum mencukupi adalah alasan yang paling sering digunakan saat seseorang memilih membangun rumah tumbuh.

Istilah rumah tumbuh belakangan diperkenalkan para pengembang hunian dan biasa dicantumkan di brosur promosi rumah yang mereka tawarkan. Membangun rumah tumbuh dapat diartikan sebagai proses pembangunan rumah yang dilakukan secara bertahap. Lahan yang tersedia tidak dibangun seluruhnya, melainkan dibiarkan dan akan dibangun di kemudian hari sesuai kebutuhan pemilik rumah, baik secara berkala atau sewaktu-waktu ketika dibutuhkan.

Bila sudah mantap membangun rumah tumbuh, sebaiknya menentukan ke arah mana rumah tumbuh akan dibangun. Apakah ke atas (rumah bertingkat) atau ke samping? Bila lahan untuk mendirikan rumah tidak terlalu luas, pilihan menambah satu atau dua lantai ke atas adalah yang paling mungkin dilakukan. Sedangkan pengembangan rumah ke arah vertikal bisa dilakukan bila lahan yang tersedia cukup luas (misalnya lebih dari 90 meter persegi). Meski demikian, perlu diperhatikan juga agar pengembangan rumah nantinya tidak mengubah kondisi yang sudah ada, misalnya taman, teras, atau ruang terbuka lainnya. Renovasi atau pengembangan rumah juga sebaiknya tidak memaksa pemilik rumah mengubah elemen lain seperti sistem pencahayaan dan ventilasi rumah.

Ada beberapa Kelebihan dan kekurangan dalam pembuatan rumah tumbuh, apa saja kelebihan dan kekurangan, yuk simak artikel dibawah ini:

  1. Kelebihan pembuatan rumah tumbuh :

    • Bisa menikmati kepuasan tersendiri dalam proses membangun maupun pada saat mendiami rumah Anda. Dan Anda sedikit banyak mendapatkan suatu pengetahuan dan keahlian yang mungkin akan berguna di masa datang.

    • Membangun rumah sendiri, kalau perlu Anda terlibat langsung dalam pengawasan pelaksanaan maupun pengawasan keuangan. Berarti Anda mendapatkan bangunan dengan kualitas dan harga dan desain rumah yang paling baik dari yang Anda inginkan

    • Bebas melakukan perubahan-perubahan desain yang mungkin Anda inginkan atau Anda perlukan dalam proses pembangunan.


  2. Kekurangan dalam pembuatan rumah tumbuh: 

    • Anda perlu meluangkan waktu untuk mencari toko material kemudian membandingkan harga-harganya untuk mendapatkan material dengan harga terbaik

    • Anda juga perlu meluangkan waktu setiap hari untuk mengurus dan mengawasi jalannya pembangunan rumah Anda.

    • Karena lahan Anda bukan dalam kompleks perumahan yang dikembangkan oleh developer, maka kemungkinan besar Anda tidak dapat menikmati fasilitas umum yang memadai.

Jadi apakah Anda berminat untuk membangun rumah tumbuh? Jika anda berminat bisa langsung konsultasikan ke Mitrarenov, kami akan membantu anda dalam pembuatan rumah tumbuh.
Read More

Bermain Warna Krem Pada Ruangan Untuk Kesan Lebih Mewah

Posting pada 10 Nov 2020

Suasana hati seseorang bisa terpengaruh warna yang terlihat olehnya. Setiap warna akan memberi kesan tersendiri dan dipersepsikan secara unik. Sehingga warna juga memiliki korelasi dengan karakter seseorang, menunjukkan identitas dan eksistensinya di dalam lingkungannya.Warna-warna yang ada di sekitar kita seolah-olah berbicara dan mempengaruhi suasana hati kita. Itulah sebabnya, warna memegang peran penting dalam desain.

Setiap orang pasti mempunyai selera dan preferensi yang berbeda dalam mendesain rumahnya. Oleh sebab itu, tema warna dan cat rumah menjadi elemen yang penting bagi setiap orang dalam melakukan personalisasi di rumah.

Ada banyak preferensi warna yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan maupun keinginan bagi pemilik rumah. Umumnya, aksen warna monokrom maupun inspirasi full color merupakan pilihan yang cukup diminati saat ini. Namun, ada warna lain yang sangat layak untuk dipertimbangkan untuk diaplikasikan, yakni warna krem.

Warna Cream (krem) adalah warna pastel coklat yang termasuk turunan dari warna coklat itu sendiri. warna krem dapat dihasilkan dengan menggabungkan warna coklat dan putih. Dalam segi desain interior rumah, jika anda menginginkan suasana kehangatan dalam rumah, sangat cocok memakai warna cream sebagai warna dasar. Selain itu, kelembutan warna krem juga sanggup menambah suasana lebih damai dan nyaman.

Ada beberapa keuntungan dalam memilih warna krem sebagai salah satu inspirasi menarik dalam pengecatan dalam rumah, yaitu
  1. Nuansa elegan yang luas dan nyaman

    rumah warna krem

    Harus diakui jika penggunaan aksen warna krem merupakan suatu hal yang sangat jamak, khususnya pada interior rumah. Jika umumnya warna krem bersumber pada furniture rumah, rasanya tidak salah kan untuk menggunakan aksen krem sebagai warna dasar rumah.

    Sebab, aksen ini menghasilkan aura rumah yang elegan dan luas dari setiap sisi dan sudut rumah secara kasat mata. Aura tersebut menghasilkan kenyamanan rumah yang sangat baik, sehingga semua penghuni pun betah di rumah.

  2. Pencahayaan rumah menjadi lebih optimal

    design rumah warna krem

    Perlu diingat, penggunaan warna cat pada tembok rumah merupakan salah satu elemen penting dalam menghasilkan pencahayaan rumah yang baik. Oleh sebab itu, aksen krem merupakan salah satu warna yang dapat menghasilkan cahaya alami dari dalam rumah.

  3. Aura rumah menjadi mewah

    contoh warna krem

    Jika aksen monokrom menghasilkan efek modern, lain halnya dengan aksen krem pada sebuah dinding maupun tembok rumah. Umumnya, rumah-rumah mewah dengan desain klasik maupun modern menggunakan aksen krem di seluruh sisi rumah. Hal ini pun menjadi wajar, supaya aksen rumah mewah tak hanya dilihat saja, namun juga dirasakan oleh sang penghuni sendiri.

  4. Cocok untuk ruangan yang berukuran besar

    contoh rumah warna krem

    Nuansa elegan dan nyaman merupakan fakta penting dalam penggunaan aksen krem pada sebuah rumah. Tak hanya itu saja, penggunaan aksen ini juga sangat cocok khususnya di rumah yang berukuran besar dan terdapat pilar-pilar tebal. Namun, jika anda ingin menerapkan warna krem ini pada hunian minimalis, ada baiknya digunakan sebagai warna aksen saja

  5. Tak lekang oleh waktu

    desain rumah dengan warna krem

    Efek timeless tidak hanya terjadi pada rumah bernuansa monokrom saja, namun juga terasa pada rumah bernuansa krem. Sebab, warna ini tak hanya menunggu tren dari tahun ke tahun saja, namun semua orang justru menyukai warna krem di dalam dan luar rumah. Jangan heran, jika ada rumah yang memiliki warna krem baik itu untuk warna dasar atau aksen tidak diganti dengan warna lain, namun tetap dijaga keasliannya dengan baik.

Jadi dapat disimpulkan jika penggunaan warna krem merupakan pilihan yang tepat untuk menghasilkan aura rumah yang megah dan berkarakter.

Bagaimana menurut sahabat Mitrarenov, berani mencobanya?
Read More
 Whatsapp
  Pilih Jasa