Rumah Dengan Sistem Pencahayaan Alami

Posting pada 10 Dec 2020

Seiring dengan berkembangnya isu global warming, kesadaran manusia untuk menjaga kelestarian bumi juga semakin meningkat. Manusia semakin sadar bahwa eksistensinya tidak akan pernah bisa lepas dari dukungan sumber daya alam sekitarnya. Sumber daya alam pada dasarnya dibedakan menjadi sumber daya yang dapat diperbarui dan sumber daya yang tidak dapat diperbarui.

Bangunan yang ramah lingkungan adalah bangunan yang merespon alam. Sebagai bagian dari alam, desain yang baik dan ideal adalah desain yang tidak mengabaikan keberadaan alam sekitar, alam secara global, dan pengguna. Desain bangunan yang baik seharusnya memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya dan atau meminimalkan kerusakan pada lingkungan sekitar.

Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan energi alternatif, manajemen sampah yang baik, daur ulang air (menggunakan air abu-abu, yaitu air bekas untuk menyiram tanaman misalnya) dan pengaturan pemeliharaan bangunan

Pencahayaan alami adalah pemanfaatan cahaya yang berasal dari benda penerang alam seperti matahari, bulan, dan bintang sebagai penerang ruang. Karena berasal dari alam, cahaya alami bersifat tidak menentu, tergantung pada iklim, musim, dan cuaca. Diantara seluruh sumber cahaya alami, matahari memiliki kuat sinar yang paling besar sehingga keberadaanya sangat bermanfaat dalam penerangan dalam ruang. Cahaya matahari yang digunakan untuk penerangan interior disebut dengan daylight.

Daylight memiliki fungsi yang sangat penting dalam karya arsitektur dan interior. Distribusi cahaya alami yang baik dalam ruang berkaitan langsung dengan konfigurasi arsitektur bangunan, orientasi bangunan, kedalaman, dan volume ruang. Oleh sebab itu daylight harus disebarkan merata dalam ruangan.

Jadi, gimana caranya memaksimalkan pencahayaan dan penghawaan alami supaya rumah masa kini tetap sehat?
  1. Membuat layout rumah yang sesuai kebutuhan dan dengan orientasi bangunan yang tepat
    Sebisa mungkin bukaan jendela menghadap ke arah selatan atau utara supaya mendapat manfaat terang matahari tapi juga terhindar dari panas matahari langsung. Ingat ya, pergerakan matahari adalah dari timur ke barat.

  2. Memaksimalkan pencahayaan alami dengan menggunakan skylight
    Skylight adalah jendela atau kaca yang berada di atap atau di dinding bagian atas yang berfungsi untuk memasukkan sinar matahari. Penggunaan skylight akan menarik karena dengan adanya limpahan cahaya matahari dari atas dengan sendirinya ruangan akan terasa lebih besar, ringan, segar dan menyenangkan

  3. Menerapkan sistem cross ventilation atau ventilasi silang
    Sistem penghawaan ruangan ini ideal dan caranya adalah dengan membuat dua bukaan berupa jendela atau pintu yang letaknya saling berhadapan di dalam satu ruangan. Ventilasi ini bekerja dengan memanfaatkan perbedaan zona bertekanan tinggi dan rendah yang tercipta oleh udara. Perbedaan tekanan pada kedua sisi bangunan akan menarik udara segar memasuki bangunan dari satu sisi dan mendorong udara pengap keluar ruangan dari sisi lain

  4. Membuat plafon dengan tinggi yang ideal
    Konfigurasi tata letak jendela, pintu dan lubang angin suatu ruangan akan semakin efektif kalau dilengkapi dengan ketinggian plafon yang tepat sebagai jalur sirkulasi udara. Umumnya orang akan membuat plafon di ketinggian 3 meter. Plafon juga digunakan untuk menangkal hawa panas dari atap jadi panas langsung dari atap nggak langsung masuk ke dalam ruangan.

  5. Menggunakan material atap yang tepat
    Sumber suhu dan hawa panas matahari paling banyak diterima oleh atap bangunan, makanya penting untuk menggunakan material atap bangunan yang nggak bisa menghantarkan panas juga memasang insulasi panas di bawah atap berupa lapisan aluminium dan glasswool supaya suhu di dalam rumah tetap sejuk

Read More

Ingin Membangun Rumah Bertingkat? Inilah Hal-hal yang Bisa Anda Pertimbangkan Sebelum Meningkat Rumah

Posting pada 02 Dec 2020

Tak dapat dipungkiri kebanyakan orang pasti ingin memiliki rumah idaman yang memiliki ruang cukup dan membuat seluruh anggota keluarga merasa nyaman. Bagi Anda yang berada di wilayah perkotaan tentu akan kesulitan untuk mencari lahan luas sebagai bangunan rumah. Meskipun terdapat lahannya, namun harga lahan tersebut cenderung mahal. Hal ini tentu membuat Anda harus memutar otak dalam membangun rumah impian termasuk salah satunya dengan meningkat rumah. Tak hanya bisa dibangun sejak awal, rumah tingkat bisa dibuat dengan cara merenovasi rumah lama sehingga Anda tak perlu repot membuat pondasi rumah yang baru.

  1. Pertimbangan Sebelum Meningkat Rumah
    Tak dapat dipungkiri dalam pembuatan rumah tingkat tentu bukan menjadi hal yang mudah. Ada banyak hal yang sebaiknya Anda perhatikan. Akan tetapi Anda tak perlu khawatir harus mengakalinya sendirian karena kini terdapat jasa meningkat rumah yang siap membantu Anda. Bagi Anda yang tinggal di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang Selatan dan Bekasi, maka jasa meningkat rumah akan mudah Anda temukan. Jasa ini akan dilengkapi pula dengan kontraktor meningkat rumah sehingga memudahkan Anda untuk merencanakan renovasi rumah menjadi bertingkat.

    Sebagai pemilik rumah, meskipun nantinya Anda menggunakan jasa kontraktor meningkat rumah, maka sebaiknya Anda juga memahami hal-hal yang perlu Anda pertimbangkan dalam meningkat rumah. Dalam pembuatan rumah tingkat, Anda harus mempertimbangkan beberapa hal seperti saluran listrik, struktur bangunan, penyimpanan pada lantai satu dan lain-lain. Untuk membantu Anda dalam mempertimbangkan pembuatan rumah bertingkat, maka berikut ini akan dijelaskan hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam membangun rumah tingkat sekaligus bisa menjadi tips meningkat rumah yang perlu Anda ketahui.

  2. Merencanakan tata letak ruangan
    Sebaiknya Anda merencanakan secara matang tata letak ruangan dan ruangan yang dibutuhkan. Untuk rumah bertingkat yang hanya sebagian saja, maka usahakan tampak bangunan tidak mengurangi keindahan rumah Anda. Dalam melakukan perencanaan tata letak ruangan ini Anda bisa bekerjasama dengan kontraktor terkait hal tersebut.

  3. Struktur dan letak yang jelas
    Usahakan dalam pembuatan rumah bertingkat, Anda membuat struktur dan letak secara jelas. Hindari pembuatan kolom yang ada di tengah ruangan atau di tengah pintu.

  4. Kolom tambahan
    Dalam meningkat rumah, tentu Anda akan bingung dalam mengatasi pondasinya. Tak perlu khawatir karena untuk pondasi rumah satu lantai Anda tak perlu memperhitungkannya. Solusi dari masalah ini adalah dengan membuat suntikan kolom tambahan. Pastikan meletakkan kolom tambahan di samping kolom utama sehingga bisa menjadi kolom struktur yang kuat. Selain itu Anda juga bisa melakukan pembongkaran lantai lama untuk pembuatan pondasi telapak.

  5. Pembuatan dak
    Dak sangatlah penting dalam pembuatan rumah bertingkat. Oleh karena itu Anda harus menggunakan steger dan bekisting dalam pembuatan dak. Tentunya pembuatan dak ini harus melalui pembongkaran pondasi lantai satu, namun cukup merepotkan. Solusinya adalah dengan memakai plat baja gelombang sebagai bahan pembuatan dak untuk lantai dua.

  6. Memilih material
    Usahakan untuk berdiskusi dengan kontraktor rumah mengenai material yang tepat untuk meningkat rumah. Biasanya jasa kontraktor rumah akan menyarankan Anda untuk memilih material yang ringan untuk pembuatan lantai dua. Material ringan ini biasanya bisa berupa partisi dinding interior serta bata hebel untuk bagian dinding eksteriornya. Sedangkan untuk dak beton yang cukup berat bisa digantikan dengan papan fiber semen sebagai lantainya.

  7. Penambahan tangga dan sirkulasi ke lantai
    Dengan menggunakan jasa kontraktor rumah, maka Anda juga akan terbantu untuk perhitungan penambahan tangga serta sirkulasi lantai. Tentunya harus ada bagian ruangan di lantai yang dikorbankan untuk pembuatan tangga, namun Anda bisa memilih tangga model U atau J agar lebih menghemat tempat. Sedangkan untuk rumah yang luas bisa memilih tangga model melingkar.

  8. Area basah
    Hal yang tak kalah penting dalam pembuatan rumah bertingkat adalah penempatan area basah. Usahakan untuk membuat area basah yang tegak lurus untuk lantai satu dan dua. Hal ini bertujuan untuk memudahkan Anda dalam membuat saluran air serta mencegah terjadinya kebocoran pipa.

  9. Saluran listrik
    Pastikan Anda memperhitungkan kebutuhan listrik pada lantai dua agar tak melebihi daya listrik rumah Anda. Buatlah grouping baru yang akan memudahkan Anda untuk instalasi listrik di lantai dua.

  10. Perhitungan dana
    Dana menjadi hal yang sangat penting dalam meningkat rumah. Anda bisa juga mendiskusikan hal ini terlebih dahulu dengan jasa meningkat rumah. Sebagai ilustrasi, pembuatan rumah secara vertikal membutuhkan biaya sekitar 1,5 dari luas lantai. Untuk rumah dengan luas 30 meter, maka Anda membutuhkan dana sebesar 45 meter persegi. Adanya kelebihan dana ini nantinya akan memudahkan Anda dalam perhitungan pembongkaran plafon dan lantai yang akan ditutup kembali.


Itulah informasi mengenai hal-hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum meningkat rumah. Berdasarkan penjelasan diatas kini Anda tak perlu repot untuk membuat rumah bertingkat karena telah hadir jasa kontraktor yang akan membantu Anda. Untuk menggunakan jasa ini Anda bisa mengunjungi alamat www.mitrarenov.com dan buktikan kualitas pelayanannya.
Read More

Mengenal Jenis Kolam Renang

Posting pada 01 Dec 2020

Rumah impian adalah tempat peristirahatan anda dan keluarga setelah lelah bekerja seminggu penuh, dan kolam renang merupakan menjadi tempat pelarian anda tanpa harus bersusah payah keluar dari rumah.

Di tengah cuaca panas, paling seru bermain air di kolam renang untuk mendinginkan suhu tubuh. Walaupun memanfaatkan kolam renang umum adalah cara termudah dan termurah, kolam renang rumah tetap terbaik dalam hal kenyamanan dan kepraktisan.

Apabila kamu tergolong hobi berenang dan memiliki lahan sisa di halaman rumah, membuat kolam renang rumah sendiri akan jauh lebih efisien. Kamu bisa langsung berenang saat menginginkannya.

Pada umumnya, tujuan membangun kolam renang yang utama adalah untuk melakukan olahraga air seperti berenang. Namun, terdapat banyak aktivitas lainnya yang dapat dilakukan di kolam renang seperti berjemur, berendam, dan lain-lain.

Anda tertarik? Kenali dahulu jenis dan macam kolam renang yang dapat anda buat di halaman rumah impian anda.
  1. Lokasi Kolam Renang
    Berdasarkan lokasinya, kolam renang dapat digolongkan menjadi: Kolam Outdoor, yaitu kolam renang yang diletakkan di luar rumah; Kolam Indoor, yaitu kolam renang yang terletak di dalam rumah; dan Kolam Semi Outdoor, yaitu kolam renang di luar rumah tetapi dilengkapi penutup / atap.

    kolam renang outdoor dan indoor
  2. Permukaan Kolam Renang
    Jenis kolam renang seringkali dibedakan berdasarkan kedudukannya pada permukaan tanah, yaitu: Kolam Gali (In-ground), yaitu kolam yang masuk kedalam tanah; Kolam Atas / Muncul (Above Ground); Kolam Lereng, jika terletak di permukaan tanah yang menurun atau bagian dari terasering; dan Kolam High-Rise, jika terletak di atas bangunan pencakar langit.


  3. Fungsi Kolam Renang
    Kolam renang juga dapat dibedakan dari fungsi dan penggunanya, yaitu: Kolam renang publik yang terbuka untuk umum; Kolam renang pribadi di rumah tinggal; Kolam Latihan (exercise pool) berukuran sekitar 2,5x5 M dan dilengkapi dengan arus sehingga atlet berenang di tempat; Kolam kompetisi yang digunakan untuk perlombaan dengan standar ukuran internasional;


    Kolam Spa yang umumnya dilengkapi air panas dan penyemprot air yang berfungsi pijat; dan berbagai kolam lainnya.

  4. Bentuk Kolam Renang
    Sementara berdasarkan bentuknya, kolam renang seringkali dibedakan menjadi: Track Pool, umumnya berbentuk sempit memanjang yang digunakan untuk latihan; Kolam persegi / kotak yang paling umum dibuat di rumah; Kolam kotak bersudut (blocks), umumnya dibuat mengikuti bentuk rumah; Kolam bulat / elips; dan Kolam tak beraturan (free form) yang dibuat berdasarkan desain tertentu atau mengikuti bentuk alamiah.


  5. Material Kolam Renang
    Berdasarkan materialnya, maka kolam renang umumnya dibedakan menjadi: Kolam beton yang terbuat dari coran beton dengan finishing keramik atau batu alam; Kolam Fiberglass; dan kolam Vinyl.

  6. Jumlah kolam
    Kolam renang juga dapat dibedakan dari jumlah kolam yang dibuat dalam satu area, yaitu antara lain: Kolam Tunggal (Single Pool) yaitu kolam tunggal dengan 1 kedalaman (misalnya kolam anak dan kolam kompetisi); Kolam Tunggal Bersekat (Divided Pool) yaitu kolam tunggal dengan perbedaan kedalaman; dan Kelompok Kolam (Group / Cluster), yang terdiri dari banyak kolam dalam satu area.


  7. Air Kolam Renang
    Berdasarkan airnya, kolam renang juga memiliki berbagai macam, antara lain: Natural / Alami yaitu kolam berair tenang yang dibiarkan mengikuti suhu lingkungan; Kolam Air Panas (Heated Pool) yaitu kolam yang dilengkapi pemanas / pengatur suhu; Kolam Air Laut berisi air yang mengandung garam; dan Kolam Khusus (special effect)

  8. Penggantian Air
    Masih berhubungan dengan air, kolam renang juga dapat dibedakan berdasarkan sistem penggantian airnya. Fill and Draw Pool, yaitu kolam yang airnya statis dan harus dikosongkan sebelum diganti airnya setelah beberapa waktu tertentu; Flow Through Pool, yaitu kolam yang airnya terus berganti karena terus-menerus dialirkan air dari luar; dan Recirculating Pool, yaitu kolam yang mempertahankan kebersihan air dengan mengalirkan air melalui sejumlah mesin dan filter.

  9. Efek Tepian
    Sesuai dengan kreatifitas perancangnya, kolam renang kini seringkali dibedakan berdasarkan desain atau efek tepiannya, antara lain: Kolam berpantai (Beach Pool), yaitu kolam yang salah satu sisinya dibuat landai seperti permukaan pantai dan kadang dilengkapi dengan pasir; dan Infinity Pool, yaitu kolam yang air mengalir jatuh dari salah satu sisinya dan menciptakan kesan kolam tanpa batas.


  10. Style Kolam Renang
    Tidak ada batasan dalam bentuk dan gaya kolam renang, style kolam renang dapat mengikuti style arsitektur rumah atau justru berbeda sama sekali. Beberapa style kolam renang yang sering diadaptasi antara lain: Natural Pool yaitu kolam bergaya alamiah seakan danau di tengah hutan; Minimalist Pool yaitu kolam bergaya modern yang simple; Roman / Grecian Pool yaitu kolam bergaya Romawi / Yunani;


Kolam renang adalah pelengkap yang sempurna bagi anda yang menginginkan suasana rumah yang berbeda dan berkelas. Nah, apakah Anda juga ingin segera membangun kolam renang impian di rumah Anda?

Jika masih ada sisa lahan di rumah, tidak ada salahnya untuk berencana membuat kolam renang pribadi. Dengan demikian, anak-anak di rumah juga dapat menikmati hari libur mereka tanpa harus liburan ke luar rumah. Cukup bersantai bersama keluarga di kolam renang bisa menjadi hari libur yang menyenangkan. Manfaatkan fungsi dari masing-masing jenis kolam renang di rumah dengan sebaik-baiknya dan jangan lupa untuk selalu merawatnya.
Read More

Ubah Tampilan Ruang Tamu Anda Agar Selalu Segar

Posting pada 26 Nov 2020

Ruang tamu adalah ruangan pertama yang dilihat oleh penghuni dan tamu rumah kita. Ruang tamu-lah showcase interior rumah anda. Tetapi seiring berjalannya waktu dan berubahnya trend, ruang tamu perlu adanya renovasi agar tidak terasa membosankan. Oleh karena itu, umumnya ruang tamu adalah ruang yang paling sering direnovasi. Perencanaan dalam mendekorasi sebuah ruang tamu dalam hunian yang nyaman, pasti sangat diidamkan oleh keluarga ya kan. Apa cara termudah untuk merubah suasana ruang tamu? Menurut kami hanya dengan merubah 1 sisi dinding saja anda akan mendapatkan ruang tamu yang sama sekali berbeda. Bagaimana caranya?

  1. Rubah Warna
    Merubah warna adalah pilihan termudah dan termurah merubah suasana ruang tamu anda. Pilih sisi dinding yang menjadi fokus ruangan, atau sebaliknya menjadi backdrop sofa anda, dan ubah warnanya. Pilih warna yang kontras dengan dinding sekitarnya. Ingat bahwa warna merubah mood ruang jadi pilih warna sesuai mood ruang yang hendak anda ciptakan untuk ruang tamu anda.

    Baca juga: Ternyata Warna Cat Rumah Dapat Mengubah Mood Anda Lho

    Ingat bahwa perubahan warna dapat dicapai tidak hanya dengan cat, tersedia banyak pilihan warna dan motif dari bahan wallpaper, vinyl, dan lain-lain.



  2. Beri tekstur
    Ingin lebih? Beri tekstur pada dinding tersebut. Anda dapat menggunakan keramik, batu alam, bata ekspos, bahkan potongan kayu untuk menghias dinding anda. Aturan yang sama berlaku dengan mengecat, lakukan dekorasi dengan bijak, semakin kasar atau timbul teksturnya maka dinding tersebut akan semakin tampak muncul.



  3. Beri elemen dekoratif
    Merubah warna atau tekstur saja kadang masih terasa kurang, anda bebas menambahkan elemen-elemen dekoratif pada dinding tersebut. Foto, lukisan, ukiran, tanaman atau pernik unik semua dapat ditambahkan pada dinding. Kembalikan pada suasana ruang yang anda inginkan, ingin suasana hangat, letakkan foto-foto anggota keluarga. Ingin suasana alam, pasang lukisan pemandangan atau tanaman.



Kenapa hanya 1 sisi dinding?

Sentuhan kontras pada 1 sisi dinding saja sudah cukup merubah suasana seluruh ruangan. Efisiensi adalah tujuan utama, ingat bahwa makin luas dinding yang direnovasi, makin mahal pula biayanya. Finishing 1 sisi dinding mengarahkan fokus ruangan, sebagai pusat perhatian atau sebagai backdrop furniture.

Suasana ruang tamu yang unik akan menjadi showcase rumah idaman anda. Jika sudah bosan dengan penataan saat ini, tips di atas kami harap dapat membantu anda mendesain ulang dan merenovasi interior ruang tamu anda.
Read More

Lantai Keramik Rumah Anda Bergelombang dan Mau Pecah, Apa Yang Salah?

Posting pada 24 Nov 2020

Lantai keramik rumah anda tidak rata atau bergelombang atau bahkan tiba-tiba pecah dengan sendirinya? Kejadian yang sering disebut keramik ‘meledak’ atau ‘popping’ ini banyak terjadi pada rumah yang relatif masih baru. Biasanya diakibatkan oleh beban yang berlebihan atau benturan benda keras.

Setiap jenis lantai keramik memiliki ketahanan beban yang terbatas. Beban yang berlebihan di satu titik, secara langsung dapat memecahkan keramik atau menurunkan permukaan struktur di bawahnya yang akan berpengaruh langsung pada lapisan keramik di atasnya.

Keramik lantai memiliki kadar muai – susut akibat perubahan suhu dan juga kelembaban. Keramik bermutu rendah seringkali memiliki kadar muai – susut yang besar sehingga saat muai-susut terjadi tidak sinkron dengan perekatnya, keramik dapat lepas dari perekatnya atau bahkan pecah jika tekanannya besar.

Apa penyebab lantai popping? Dan bagaimana mencegahnya? Simak artikel di bawah ini.

Penyebab lantai popping

  1. Kondisi elemen di bawah keramik
    Penyebab pertama keramik ‘popping’ adalah perubahan atau pergeseran elemen di bawah lantai. Jika lantai berada di atas permukaan tanah, maka gempa dan banjir dapat menyebabkan pergerakan tanah di bawah pasangan lantai, dan memaksa pasangan lantai yang melekat di atasnya untuk ikut bergerak.

    Jika pasangan lantai keramik di atas dak beton, maka selain faktor gempa, muai-susut dak beton yang belum sempurna dapat juga menyebabkan terjadinya pergerakan pada dak beton dan pasangan keramik di atasnya.

  2. Perekat lantai
    Perekat keramik tradisional (semen, pasir dan air) menyusut seiring berjalannya waktu akibat menguapnya air. Penyusutan perekat yang tidak seragam akan mendorong keramik untuk lepas dengan sendirinya. Selain itu, pemasangan perekat yang tidak merata menyebabkan timbulnya lubang (kopong) di bawah keramik. Lubang-lubang ini dapat terisi air atau udara yang peka terhadap perubahan suhu. Saat terjadi perubahan suhu ekstrim lubang ini dapat memuai atau menyusut dengan cepat dan memaksa keramik di atasnya untuk ikut bergerak.

  3. Nat
    Nat atau Jarak antar keramik yang terlalu rapat, menyebabkan keramik tidak dapat memuai dengan semestinya. Sebaliknya nat yang terlalu renggang dan tidak terisi dengan baik juga beresiko menjadi jalur masuknya air ke bawah keramik.

  4. Beban Berlebihan dan benturan benda keras
    Setiap jenis lantai termasuk keramik memiliki ketahanan beban yang terbatas. Struktur pun demikian, beban berlebihan di satu titik dapat secara langsung memecahkan keramik atau menurunkan permukaan struktur di bawahnya (dak beton atau tanah) yang akan berpengaruh langsung pada lapisan keramik di atasnya.

  5. Mutu lantai keramik
    Lantai keramik memiliki kadar muai-susut akibat perubahan suhu dan kelembaban. Keramik bermutu rendah seringkali memiliki kadar muai-susut yang besar sehingga saat muai-susut terjadi tidak sinkron dengan perekatnya, keramik dapat lepas dari perekatnya atau bahkan pecah jika tekanannya besar.


Bagaimana mencegahnya? Dan apa yang dapat dilakukan jika keramik lantai terlanjur meledak atau ‘popping’?

Langkah pencegahan

  1. Dak beton telah kering sempurna sebelum dipasang keramik
  2. Gunakan perekat khusus sesuai jenis lantainya
  3. Gunakan keramik yang bermutu. Jika tidak, maka salah satu cara untuk menghindari muai/susut mendadak adalah dengan merendam keramik di air sebelum pemasangan
  4. Gunakan alat bantu pemasangan keramik
  5. Jarak nat antar keramik harus sesuai spesifikasi, dan gunakan pengisi nat yang bermutu
  6. Periksa setelah pemasangan dengan mengetuk keramik, bagian yang pasangannya tidak sempurna akan terdengar kosong atau kopong
  7. Beri waktu pengeringan yang cukup, lantai jangan langsung digunakan atau diberi beban

Perbaikan

Perbaikan keramik dapat dilakukan sebelum pecah atau ‘popping’. Jika terdeteksi sejak awal bahwa terjadi lubang di bawah keramik (suara kopong atau keramik ‘goyang’ saat diinjak), maka kami sarankan anda melepas keramik yang bermasalah, kupas adukan perekatnya sampai dasar dan pasang kembali keramiknya. Jika terlanjur pecah, maka tidak ada pilihan lain anda harus mengganti keramik yang pecah dengan yang baru.

Demikian uraian kami mengenai penyebab meledaknya keramik atau ‘popping’. Mudah- mudahan dapat menjadi masukan anda dalam mewujudkan rumah impian anda.
Read More
 Whatsapp
  Pilih Jasa