Jasa Perbaikan Rumah

Posting pada 02 Nov 2016

Kontraktor renovasi rumah atau pemborong bangunan, sebenarnya hanya istilah penyebutan saja, intinya adalah mereka sama-sama menyediakan jasa renovasi rumah atau jasa perbaikan rumah secara borongan, baik itu meliputi borongan upah dan material ataupun hanya borongan upah saja. Bentuk badan usahanya pun bisa berupa PT, CV, atau perorangan (tim).

Berikut beberapa tips dalam memilih jasa perbaikan rumah yang profesional, antara lain yaitu :

•    Secara garis besar, mempertimbangkan referensi yang diberikan keluarga dan teman adalah penting, apalagi mereka juga pernah memakai jasa tersebut. Rekomendasi jasa perbaikan rumah akan sangat membantu untuk melakukan rehab. Jika keduanya tidak punya rekomendasi terbaik, jangan sungkan untuk tanya kepada tetangga, siapa tukang dan pemborong rumah murah terbaik di sekitar lokasi anda yang baru tersebut. Biasanya tukang jasa renovasi terbaik sudah dikenal dari mulut ke mulut, biarpun itu di lokasi perumahan maupun kampung.

•    Cari Beberapa Penyedia Jasa perbaikan rumah. Maksudnya disini adalah hendaknya anda tidak hanya mencari satu penyedia jasa renovasi, tetapi sebaiknya beberapa, supaya anda dapat melakukan perbandingan, manakah penyedia jasa yang paling baik dan paling sesuai dengan kebutuhan anda. Setelah daftar penyedia jasa siap, ada baiknya juga jika anda mendatanginya satu persatu. Jelaskan apa permasalahan anda dan keinginan anda terhadap rumah anda, tidak menutup kemungkinan juga pihak penyedia jasa akan melakukan perhitungan RAB atau Rencana Anggaran dan Biaya.

•    Selanjutnya cara mencari jasa renovasi rumah jangan selalu ingin yang paling murah. Tapi pertimbangkan pula seberapa banyak pengalamannya dalam merenovasi dan juga rekomendasi terbanyak penyedia jasa tersebut. Hindari harga renovasi murah yang murahan, sebab tujuan anda mencari jasa renovasi rumah adalah untuk jangka panjang dan keindahan tempat tinggal anda. Tapi mungkin penetapan harga murah tersebut dapat disebabkan ada item/pekerjaan yang tidak dimasukkan. Atau mungkin terdapat kesalahan dalam menghitung RAB, sering kali ini terjadi oleh kontraktor baru yang salah dalam perhitungan atau belum punya update harga terbaru barang bangunan.

•    Membandingkan Antara Beberapa Penyedia Jasa. Ini merupakan kelanjutan dari tips yang kedua di atas. Anda bisa membandingkan hasil kunjungan yang telah anda lakukan pada penyedia jasa, tetapi anda juga dituntut untuk teliti dalam menilai hasil kunjungan tersebut. Siapa tahu harga yang diberikan memang murah, tetapi ternyata kualitas bahan yang digunakan malah buruk, tentu hal itu tidak anda inginkan bukan? Anda juga diperkenankan untuk mengajukan pertanyaan jika memang ada yang belum anda pahami. Misalnya dari manakah mereka menetapkan biaya tadi.

•    Selain menayakan garansi perawatan, tanyakan juga hal yang tidak jelas kepada penyedia jasa renovasi bangunan tersebut. Adanya biaya tambahan sering kali membuat beberapa kontraktor menetapkan harga mahal untuk pekerjaannya. Hal ini bisa berpotensi terjadinya pembengkakan renovasi rumah. Kemudian si pemakai berasumsi mereka telah ditipu oleh jasa kontraktor atau penyedia jasa renovasi yang merehab rumah mereka.

•    Jika masih merasa kurang yakin, maka bisa juga anda meminta beberapa contoh proyek renovasi rumah yang pernah sang kontraktor kerjakan atau bangun. Dengan contoh renovasi rumah tersebut, dengan mudah menilai kualitas pekerjaan, bila masih kurang yakin maka jangan ragu untuk berkunjung langsung ke lokasinya.

•    Dan yang terakhir apakah mereka memberi garansi. Sebab jika terdapat kerusakan dan ada pekerjaan yang kurang sempurna, kontraktor bangunan tersebut akan memberi perawatan gratis. Contoh pekerjaan yang riskan adalah pada bagian atap, sering kali terlambat untuk mengetahui kebocoran. Di musim hujan, pekerjaan atap ini biasanya baru terlihat, masalah dinding lembab plus timbul bercak-bercak.


Read More

Cara Menghitung Biaya Membangun Rumah

Posting pada 02 Nov 2016

Ketika anda berencana untuk membangun sebuah rumah, pasti hal yang pertama kali anda pikirkan adalah berapa biaya membangun rumah.

Oleh karena itu berikut ini kami informasikan Beberapa hal yang patut anda catat sebelum menghitung biaya membangun rumah antara lain yaitu :  

·         Ketersediaan Lahan. Ketersediaan lahan untuk membangun rumah adalah hal mutlak yang harus ada pada saat membangun rumah. Dan persentase untuk lahan mungkin menjadi yang terbesar atau separuh dari harga rumah. Jika anda belum memiliki lahan untuk membangun rumah, segera cari informasi lahan yang cocok untuk rumah anda. Dan cari informasi juga harga lahan di lokasi yang sedang anda incar, agar anda mendapatkan lahan dengan harga yang sesuai. Mengapa harus cepat? Sebab, harga tanah semakin hari cenderung semakin meningkat, dan jika anda mendapatkannya saat ini merupakan suatu keuntungan lebih.

·         Model Rumah. Nah, kadang orang suka mengabaikan hal ini, orang lebih suka menyerahkan kepada ahlinya. Padahal model rumah dan rancangan rumah sangat menentukan dalam perhitungan anggaran untuk membangun rumah. Rumah dengan ukuran yang sama namun modelnya berbeda pasti membutuhkan biaya yang berbeda. Semakin banyak ruang dalam rumah akan semakin menambah biaya rumah. Semakin detail dalam membuat rumah, akan semakin menambah biaya rumah.

·         Bahan Bangunan. Pilihan bahan bangunan untuk membuat rumah menentukan dalam menghitung biaya membuat rumah. Jika saat ini anda memiliki uang yang terbatas dalam membangun rumah ada baiknya anda mempersiapkan beberapa bahan yang awet seperti batu untuk pondasi, besi untuk cor dan tiang, genteng. Bahan-bahan tersebut menurut kami cukup awet jika disimpan atau dibiarkan dalam waktu cukup lama dan harganya pun cenderung naik sehingga jika dipersiapkan dari sekarang pasti akan menghemat pengeluaran anda.

·         Tukang atau Tenaga Ahli. Biaya tukang untuk membangun rumah adalah mutlak dan biaya ini mungkin saja menjadi komponen terbesar. Karena jarang ada rumah yang jadi dalam waktu seminggu, biasanya butuh beberapa bulan untuk menjadi sebuah rumah yang siap huni.

Adapun cara menghitung biaya membangun rumah secara satuan atau per-item adalah sebagai berikut :
  1. Membuat gambar rumah yang akan dibangun.
  2. Membuat spesifikasi material atau rencana kerja dan syarat bangunan.
  3. Membuat rincian daftar pekerjaan yang akan dilaksanakan.
  4. Menghitung volume masing – masing item pekerjaan.
  5. Mencari daftar harga upah dan bahan terbaru.
  6. Menghitung analisa harga satuan setiap item pekerjaan.
  7. Mengkalikan volume dengan analisa harga satuan.
  8. Membuat jumlah harga secara keseluruhan.
  9. Menambahkan angka hasil perhitungan rencana anggaran biaya bangunan dengan PPN 10% dan nilai keuntungan borongan yang akan diberikan kepada kontraktor.
Misalnya : Jika anda hendak membangun rumah maka sebelumnya anda perlu terlebih dahulu membuat gambar. Selain itu rencanakan material apa yang akan digunakan. Setelah itu buatlah rincian item pekerjaan yang akan dihitung harga satuannya secara umum  sebagai berikut:
  • persiapan (pembersihan lahan, pendatangan material dan sebagainya)
  • pondasi (galian tanah, pemasangan pondasi batu kali, urugan tanah kembali)
  • struktur beton bertulang seperti sloof, kolom dan balok.
  • dinding meliputi pasangan dinding batu bata berikut plesteran dan acian.
  • rangka atap dan finishing penutup atap rumah.
  • Pekerjaan plafon rumah.
  • Pekerjaan lantai rumah.
  • Instalasi plumbing dan listrik rumah.
  • Pengecatan dan perapihan.
Masing-masing item pekerjaan di atas kemudian bisa anda hitung volumenya berdasarkan gambar bangunan yang sudah disertai ukuran. Setelah itu hitunglah juga harga satuan pekerjaan yang diakhiri dengan mengalihkan volume x harga satuan = harga item pekerjaan.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk anda.










Read More

Estimasi Biaya Renovasi Rumah

Posting pada 02 Nov 2016

Memiliki rumah impian tentunya menjadi impian banyak orang, namun pada dasarnya memang banyak sekali orang yang khawatir dengan besar atau mahalnya biaya renovasi rumah yang akan di keluarkan. Banyak orang yang ragu dengan beberapa hal dalam menggunakan jasa renovasi dan jasa interior rumah karena hal tersebut.

Berikut saran yang dapat bermanfaat untuk anda dalam menggunakan jasa renovasi rumah.

Hal pertama yang perlu anda tahu adalah, pada dasarnya estimasi biaya renovasi rumah sangatlah relatif, semakin tinggi tingkat kesulitan desain dan semakin mahal bahan material yang digunakan akan semakin mahal pula biayanya. Begitu juga sebaliknya, semakin rendah tingkat kesulitan desain dan bahan material yang digunakan maka biaya desain rumah pun bisa menjadi murah.

Ketika arsitek memberikan banyak pertimbangan desain yang bermanfaat untuk jangka panjang, kenyamanan hunian, perawatan yang tidak terlalu sulit dan meminimalkan pengeluaran anda di masa yang akan datang tentunya juga akan mempengaruhi biaya desain rumah.

Biaya desain rumah dapat dihitung dengan 2 cara yaitu dihitung dari biaya desain rumah per meter persegi dan biaya desain rumah dengan persentase dari RAB (Rencana Anggaran Biaya).

Estimasi Biaya Renovasi Rumah per meter persegi,tentunya akan memudahkan Anda menaksir di awal berapa biaya desain rumah Anda, ada yang menawarkan seratus ribu rupiah per meter persegi sampai dua ratus ribu rupiah per meter persegi bahkah lebih dan ini pun akan sangat relatif tergantung dari tingkat kesulitan desain dan bahan material yang akan Anda gunakan.

Kemudian biaya desain interior rumah dengan persentase dari RAB, didapat dari rekapitulasi Rencana Anggaran Biaya (RAB), arsitek mengajukan desain terlebih dahulu, setelah desain disetujui barulah dibuatkan Rencana Anggaran Biaya, dari rekapitulasi RAB inilah biaya desain rumah dikeluarkan, berkisar di antara 3% sampai 10% dari total biaya bangun rumah. Kisaran ini kembali bersifat relatif tergantung dari tingkat kesulitan desain dan bahan material yang akan digunakan.

Ada juga orang yang melakukan secara bertahap. Artinya desain interiornya dibuat dulu secara keseluruhan, sedang pengisiannya dilakukan secara bertahap. Strategi ini adalah strategi yang baik untuk menghindari komposisi isi rumah tidak harmonis.

Ketika budget sudah mencukupi Anda dapat mulai mengisi furniturenya satu persatu. Yang penting ketika anda mulai melakukan proses desain, anda sudah menentukan langgam desain rumah (etnik, minimalis, retro, modern atau eklektik/campuran berbagai langgam). Dengan begitu anda pasti bisa memperhitungkan estimasi biaya renovasi rumah anda.  









Read More

Kelebihan dan Kekurangan Bata Merah, Batako dan Bata Ringan

Posting pada 01 Nov 2016

Mau pakai apa dinding rumah anda? Bata merah, batako atau bata ringan? Mana yang lebih kuat, lebih indah atau lebih murah? Pada artikel ini kami berusaha untuk membandingkan ketiganya untuk anda.  

1. Bata Merah

Bata merah adalah bahan bangunan yang telah dikenal sejak lama, tersedia di mana-mana dan relatif murah harganya. Bata merah adalah batu bata yang terbuat dari tanah liat yang dicetak kemudian dibakar dengan suhu tinggi sehingga menjadi keras dan berwarna kemerahan. Batu bata dapat dicetak secara manual atau dengan menggunakan mesin press, oleh karena itu dikenal jenis batu bata press.

Kelebihan Bata Merah:
  • Relatif tidak memerlukan keahlian khusus untuk memasang bata merah
  • Ukuran bata merah yang kecil memudahkan pengangkutan
  • Mudah untuk membentuk bidang kecil atau dikerjakan di area yang sempit
  • Murah harganya
  • Mudah mendapatkannya
  • Tidak memerlukan perekat khusus, hanya semen dan pasir ayak biasa. Untuk dinding kedap air diperlukan campuran 1:2 atau 1:3 (artinya 1 takaran semen dicampur 3 takaran pasir ayak). Sedangkan untuk dinding yang tidak kedap air dapat menggunakan perbandingan 1:4 hingga 1:6
  • Bata merah memiliki ketahanan tinggi terhadap panas, sehingga dapat menjadi perlindungan terhadap api
Kekurangan Bata Merah:
  • Sulit untuk membuat pasangan bata yang rapi
  • Bata merah mudah terpengaruh suhu, menyerap panas pada musim panas dan menyerap dingin pada musim dingin, sehingga suhu ruangan tidak dapat dikondisikan atau tidak stabil
  • Cenderung lebih boros dalam penggunaan perekat (semen dan pasir)
  • Kualitas dan ukuran yang kurang seragam mengurangi kerapihan pemasangan, dan menambah sisa (waste). Pemasangan yang tidak bisa rapi mengakibatkan kebutuhan akan plesteran yang tebal untuk menghasilkan dinding yang cukup rata
  • Waktu pemasangan lebih lama dibandingkan bahan dinding lainnya
  • Memiliki berat jenis yang besar, sehingga membebani struktur yang menopangnya

2. Batako

Batako adalah bahan dinding yang terbuat dari campuran semen dan pasir yang dicetak menggunakan cetakan batako dengan cara manual atau menggunakan mesin pres. Selain itu terdapat pula batako yang terbuat dari campuran batu tras, kapur, dan air. Tras merupakan jenis tanah berwarna putih atau putih kecoklatan yang berasal dari pelapukan batu-batu gunung berapi. 

Kelebihan Batako:
  • Pembuatannya relatif mudah dan ukuran seragam
  • Ukuran batako yang besar, membuat waktu dan biaya pemasangan lebih hemat
  • Batako yang berlubang berfungsi sebagai isolasi udara
  • Ukuran yang seragam membuat pemasangan yang lebih rapi. Bahkan bisa tidak diplester untuk tampilan dinding ekspos
  • Lebih mudah dipotong
  • Sebelum pemakaian tidak perlu direndam air
  • Kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya rembesan air
  • Beban lebih ringan dibanding bata merah
Kekurangan Batako:
  • Kekuatannya lebih rendah dari bata merah.
  • Mudah retak atau pecah apalagi jika lubang tidak diisi adukan semen
  • Kurang baik untuk insulasi panas dan suara

3. Bata Ringan

Bata ringan atau Autoclaved Aerated Concrete (AAC) adalah bahan pengisi dinding produksi pabrik yang terbuat dari pasir kwarsa, semen, kapur, sedikit gypsum, air, dan alumunium pasta sebagai bahan pengembang (pengisi udara secara kimiawi).Bata ringan dibuat berdasarkan gagasan untuk menambahkan gelembung udara (aerasi) ke dalam adonan beton sehingga mengurangi berat material. 

Kelebihan Bata Ringan:
  • Memiliki ukuran dan kualitas yang seragam, juga mudah dipotong sehingga dapat menghasilkan dinding yang rapi
  • Tidak memerlukan siar yang tebal sehingga menghemat penggunaan perekat
  • Lebih ringan dari pada bata biasa sehingga memperkecil beban struktur
  • Ukuran lebih besar, sehingga pengangkutan lebih mudah dilakukan dan pelaksanaan lebih cepat daripada bata merah
  • Tidak diperlukan plesteran yang tebal, umumnya cukup sekitar 2,5 cm
  • Kedap air, sehingga kecil kemungkinan terjadinya rembesan air
  • Mempunyai kekedapan suara yang baik
  • Kuat tekan yang tinggi
  • Mempunyai ketahanan yang baik terhadap gempa bumi
Kekurangan Bata Ringan:
  • Karena ukurannya yang besar, untuk pekerjaan dengan ukuran tanggung, menghasilkan sisa yang cukup banyak
  • Menggunakan perekatnya khusus. Kini populer disebut semen instan, saat ini sudah banyak tersedia dengan berbagai merk
  • Diperlukan keahlian khusus untuk memasang bata ringan untuk mencapai hasil yang maksimal
  • Jika terkena air, maka untuk menjadi benar-benar kering dibutuhkan waktu yang lebih lama dari bata biasa
  • Harga relatif lebih mahal daripada bata merah
  • Lebih sulit didapat, umumnya hanya toko material besar yang menjual bata ringan
  • Dijual dalam volume (m3) yang besar

Pilih yang mana?

Baik bata merah, batako atau bata ringan memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Keputusan pemakaian bahan dinding yang optimal kembali pada kebutuhan anda sebagai pemilik bangunan, atau arsitek yang mungkin mendesain rumah anda dengan tema tertentu. Berikut sejumlah kesimpulan yang dapat anda pertimbangkan sebelum memilih:
  • Jika membangun atau merenovasi di areal yang sempit, bata merah lebih fleksibel dan mudah dipasang
  • Jika harga menjadi pertimbangan utama, saat ini bata merah atau batako masih menjadi pilihan paling ekonomis
  • Jika membangun lebih dari 1 lantai, penggunaan material yang ringan seperti batako atau bata ringan lebih baik guna mengurangi beban struktur
  • Jika menginginkan tampilan tertentu, maka ketiga bahan tersebut dapat tampil tanpa diplester (ekspos). Tapi perlu diingat bahwa untuk mencapai kerapihan pemasangan yang tinggi maka material bata merah akan memakan waktu yang cukup lama
  • Untuk kecepatan, kerapihan dan kekedapan terhadap suara dan suhu, maka bata ringan merupakan pilihan terbaik yang tersedia saat ini
Subscribe Newsletter Mitrarenov untuk mendapatkan update terbaru membangun dan merawat rumah. Klik di sini

Semoga bermanfaat
Team Mitrarenov
Read More

Pasir Putih atau Hitam Untuk Rumah Anda? Kenali Jenis Pasir Untuk Bangunan

Posting pada 26 Oct 2016

Apa warna pasir di proyek pembangunan rumah anda? Kadang hitam, abu-abu atau putih dan bahkan merah bukan? Apa bedanya? Dan apa kelebihan dan kekurangannya? Mari kita simak artikel di bawah ini.

Apa itu pasir?

Pasir adalah material alam berbentuk butiran kecil selain lumpur atau tanah. Ukuran butiran pasir antara 0,5 mm s/d 2 mm. Material pembentuknya adalah debu letusan gunung berapi untuk pasir gunung, sementara pasir pantai berasal dari batu kapur. Warna pasir ditentukan oleh material pembentuknya. Karena pasir memiliki sedikit sekali kandungan lumpur dan mineral yang dapat menjadi media tumbuhan, maka pasir amat berguna dalam proyek konstruksi bangunan.

 
Ciri-ciri pasir yang baik menurut SNI S-04-1998-F:28 adalah sebagai berikut:
  1. Butirannya tajam dan keras dengan indeks kekerasan kurang dari 2,2
  2. Bersifat kekal. Hancur maksimum 12% saat diuji dengan Natrium Sulfat dan hancur maksimum 10% saat diuji dengan Magnesium Sulfat
  3. Tidak mengandung lumpur lebih dari 5%. Bisa dilakukan proses pencucian untuk mengurangi kadar lumpur
  4. Tidak mengandung bahan organik dalam jumlah yang terlalu banyak. Dibuktikan menggunakan percobaan warna dari Abrans-Harder dengan larutan jenuh NaOH 3%
  5. Tingkat modulus kehalusannya berkisar antara 1,5-3,8 serta terdiri atas butiran yang beraneka ragam
  6. Beton dengan tingkat keawetan yang tinggi mempunyai reaksi yang negatif terhadap alkali
  7. Bukan pasir laut kecuali dengan petunjuk Lembaga Pemerintahan Bahan Bangunan yang berwenang
  8. Agregat halus untuk plesteran dan spesi terapan wajib memenuhi persyaratan pasir pasangan
  9. Berada di dalam syarat ambang batas gradasi pasir yang baik
Jenis pasir, warna dan kegunaannya pada pembangunan
       
Pasir adalah salah satu bahan atau material utama bangunan. Umumnya pasir menjadi bahan campuran semen untuk cor struktur, adonan plester, perekat, atau menjadi material pengisi urugan. Karena jenisnya yang beragam, maka tidak semua pasir cocok untuk semua jenis pekerjaan konstruksi. Berikut jenis pasir berdasarkan pemakaiannya pada konstruksi bangunan:

  1. Pasir cor atau pasir beton
    Pasir cor atau pasir beton adalah pasir yang digunakan sebagai bahan campuran semen untuk pengecoran struktur, perekat pondasi batu kali, atau perekat bata. Ukuran butirannya 1-3 mm, butirannya kasar, terasa keras dan tidak menggumpal jika digenggam. Pasir beton yang baik harus memiliki kandungan lumpur di bawah 5%. Pasir beton dapat berwarna putih atau hitam, tetapi lebih baik yang ditambang dari sungai karena kandungan lumpurnya lebih rendah.

  2. Pasir Pasang
    Pasir pasang memiliki butiran lebih halus dari pasir beton. Jika digenggam akan menggumpal dan tidak bisa kembali terurai ke bentuk semula. Pasir ini digunakan untuk campuran semen perekat bata, batu alam, keramik dan lain-lain. Kekurangan dari pasir pasang umumnya adalah jumlah kerikil yang banyak sehingga harus diayak sebelum digunakan.

  3. Pasir Plester
    Pasir dengan butiran terhalus dibanding jenis pasir lainnya. Pasir plester harus bebas dari batuan dan kotoran. Pengayakan wajib dilakukan untuk mendapatkan pasir plester yang baik, kecuali pasir putih Bangka dan Lampung yang umumnya sudah tidak mengandung lumpur dan bebatuan.

  4. Pasir Urug
    Sesuai kegunaannya sebagai urugan, maka tekstur pasir urug tidak perlu sehalus pasir lainnya, dan kualitasnyapun tidak diutamakan. Pasir urug umumnya ditambang dari sungai atau seringkali merupakan sisa ayakan tambang pasir.
Selain jenis pasir di atas, terdapat jenis pasir lain yang sering kita dengar, antara lain:

  1. Pasir Elod
    Pasir elod ini bila dikepal akan menggumpal dan tidak akan buyar kembali. Pasir ini masih tercampur tanah dan warnanya hitam. Jenis pasir ini tidak baik untuk bangunan. Pasir Elod umumnya digunakan sebagai campuran pasir beton agar bisa digunakan untuk plester dinding, atau untuk campuran pembuatan batako.
  2. Pasir Merah
    Pasir merah memiliki sifat setara pasir cor.  Sering disebut pasir Jebrod di daerah Sukabumi atau Cianjur karena berasal dari daerah Jebrod Cianjur.
  3. Pasir Sungai
    Pasir sungai adalah pasir yang diperoleh dari sungai yang merupakan hasil pengikisan batuan yang keras dan tajam, pasir jenis ini butirannya cukup baik (antara 0,063 mm – 5 mm), sehingga merupakan pasir yang baik untuk pekerjaan pasangan.
Ayo gunakan pasir yang benar
Jangan sampai pembangunan rumah anda menggunakan pasir yang tidak sesuai. Tidak ada salahnya anda mengecek mutu pasir yang akan dibeli. Caranya, ambil segenggam pasir lalu masukkan tangan anda tersebut ke dalam ember berisi air. Semakin cepat pasir di genggaman tangan anda larut dalam air, semakin rendah kualitasnya.

Satu hal lain yang harus anda perhatikan ketika membeli pasir adalah volume pasir yang anda beli. Seringkali penjual pasir yang nakal akan mengurangi volume pasir di dalam bak truk dengan memasukkan berbagai benda lain (balok kayu, batu kali, dan lain-lain).
 

Warna pasir ternyata ditentukan oleh material pembentuknya. Pasir putih berasal dari batu kapur, sementara pasir hitam berasal dari batu gunung. Kedua jenis pasir dapat digunakan dalam pembangunan rumah anda. Yang menentukan baik tidaknya pasir adalah tingkat kekasaran butiran dan kandungan material lain (tanah, lumpur) yang tercampur di dalamnya. Pintar-pintar memeriksa dan memilih jenis pasir yang anda gunakan pada proyek rumah impian anda untuk mendapatkan hasil maksimal.

Subscribe Newsletter Mitrarenov untuk mendapatkan update terbaru membangun dan merawat rumah. Klik di sini

Selamat membangun.
Team Mitrarenov
Read More