Mengenal Jenis Talang Air Hujan, Permasalahan dan Pemeliharaannya

Posting pada 13 Dec 2016

Talang air hujan adalah elemen bangunan yang tidak bisa dianggap sepele karena Indonesia beriklim tropis dengan curah hujan tinggi. Tetapi seringkali talang terlupakan atau tidak mendapatkan perhatian saat merencanakan atau membangun rumah, sehingga menyebabkan fasad rumah yang ‘terganggu’ oleh kehadiran talang atau bahkan kebocoran akibat talang yang tidak berfungsi dengan baik. Pada artikel ini kami mengajak anda untuk mengenal lebih baik talang air hujan, sehingga anda dapat menentukan sendiri jenis talang yang dibutuhkan rumah impian anda.



Fungsi utama talang air hujan adalah mengalirkan air dari atap ke tempat yang telah direncanakan, bisa berupa talang vertikal, saluran air hujan, bak penampungan atau sumur resapan. Tujuan utama talang adalah mencegah cucuran air hujan dari atap turun tidak pada tempatnya, atau merembes kemana-mana. Oleh karena itu talang air hujan umumnya dipasang di tepian, pertemuan antar bidang atap, atau dinding samping rumah.

Sejalan perkembangan teknologi talang air hujan kini diproduksi dari berbagai bahan, yaitu:  

  1. Talang batu atau beton
    Mungkin merupakan jenis talang yang paling awal digunakan manusia. Pada rumah modern, talang beton umumnya diletakkan pada persinggungan atap dengan pagar atau bangunan tetangga. Talang dari beton tentu merupakan yang terkuat dibanding bahan lainnya, tetapi harganya relatif mahal, pengerjaannya tidak mudah, dan kemampuan tahan airnya tergantung dari lapisan waterproofing yang digunakan


  2. Talang logam
    Talang dari bahan dasar logam yang paling dikenal di Indonesia mungkin adalah talang seng atau zinc yang harganya murah, dijual dalam bentuk lembaran dan dapat dibentuk sesuai kebutuhan. Kelemahan utama dari seng adalah umur dan daya tahannya terhadap cuaca, talang seng mudah terkena karat dan rusak dalam waktu relatif singkat. Pengganti talang seng adalah talang lembaran atau siap pakai dari bahan aluminium atau campuran zincalum yang sering disebut galvalum. Talang bahan logam lainnya seperti talang dari baja, timah atau tembaga tidak terlalu sering digunakan karena harganya yang cukup tinggi


  3. Talang plastik
    Talang dari bahan dasar plastik atau PVC, amat populer karena harganya yang murah dan mudah dipasang karena tersedia dalam bentuk siap pakai dalam berbagai ukuran. Kelemahan utama dari talang bahan ini adalah umur dan daya tahannya terhadap cuaca. Ekspos pada suhu panas dan dingin yang ekstrim akan membuat plastik kehilangan kelenturannya, menjadi getas dan akhirnya rapuh dan mudah retak atau patah. Walau harga murah, namun dengan umur 1-2 tahun saja, maka perlu dipertimbangkan jika anda menginginkan rumah yang low maintenance. Belakangan mulai muncul talang dari bahan fiberglass, tapi harganya relatif masih mahal dan pemasangannya tidak mudah, umumnya digunakan untuk pabrik atau bangunan besar


Setiap bahan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, tetapi kebocoran dapat pula terjadi akibat pemasangan talang yang tidak benar. Berikut sejumlah hal yang harus diperhatikan dalam pemasangan talang:

  1. Kemiringan talang
    Sesuai fungsinya, maka talang harus mampu mengalirkan air hujan dengan baik, oleh karena itu talang harus memiliki kemiringan yang cukup. Talang dengan panjang lebih dari 10 meter sebaiknya dibagi 2 dengan posisi kemiringan tinggi di kemudian turun ke pinggir-pinggirnya. Kemiringan talang yang baik adalah 1-2 cm per 3 m panjang talang, artinya untuk sebuah talang yang memiliki panjang 3 m, salah satu ujung harus terletak 1-2 cm lebih rendah dibandingkan ujung satunya. Pastikan penggantung talang terpasang dengan baik sehingga kemiringan yang diharapkan dapat terjaga


  2. Sambungan / siku
    Umumnya atap rumah demikian panjang sehingga membutuhkan lebih dari 1 batang talang, dan seringkali pula talang harus berbelok mengikuti bentuk atap siku. Pertemuan-pertemuan talang ini rawan terhadap kebocoran, sehingga seringkali sambungan atau siku kemudian justru direkayasa menjadi lubang atau corong talang yang bersambungan dengan talang atau pipa vertikal. Gunakan sambungan talang sesuai ukuran atau model talang yang digunakan, manfaatkan sealant silikon pada bagian sambungan untuk mencegah kebocoran.


  3. Corong talang
    bagian dari talang tempat terdapat lubang yang mengarahkan air ke pipa vertikal. Karena menjadi bagian berkumpulnya aliran air, corong talang menjadi lokasi yang rawan bocor. Kerusakan pada corong talang umumnya terjadi karena air tidak mengalir dengan benar dan menggenang pada bagian tersebut, hal ini sering disebabkan oleh tumpukan sampah atau daun yang terbawa air hujan. Oleh karena itu anda harus rajin membersihkan bagian ini dari sampah jika anda ingin talang atap rumah anda tahan lama

     
Terakhir, perencanaan talang harus mempertimbangkan juga masalah estetika. Jenis talang seperti apa yang sesuai dengan gaya arsitektur yang anda terapkan, apa warnanya, dan dari bahan apa. Semua akan mempengaruhi fasad rumah anda secara keseluruhan. Jangan biarkan fasad rumah anda rusak karena talang yang tidak didesain semestinya.

Baca juga : Tips Membuat Anak Betah di Kamar

Subscribe Newsletter Mitrarenov untuk mendapatkan update terbaru membangun dan merawat rumah. Klik di sini

Talang air hujan adalah elemen bangunan yang penting diperhatikan dalam membangun rumah khususnya di Indonesia yang bercurah hujan tinggi. Bahan dasar talang yang saat ini sering digunakan adalah talang dari bahan dasar logam (seng, aluminium, zincalum atau galvalum) dan bahan dasar plastik atau PVC. Setiap jenis talang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Setelah memilih jenis talang untuk anda, maka pemasangan yang benar menjadi tugas anda selanjutnya. Kemiringan talang, sambungan dan corong talang semua harus diperhatikan demi mewujudkan rumah yang jauh dari kebocoran.
Read More

Ingin Membuat Anak Betah Belajar di Kamar? Begini Caranya

Posting pada 06 Dec 2016

Prestasi putra putri anda menurun di sekolah? Mungkin penyebabnya adalah anak tidak betah belajar di kamarnya. Hal ini sering menjadi masalah keluarga yang memiliki anak, suasana rumah khususnya ruang belajar tidak mendukung konsentrasi dan kreatifitas anak. Dengan mengikuti catatan di bawah ini kami harap anda akan dapat menciptakan ruang belajar ideal bagi putra putri anda di rumah saat anda melakukan renovasi rumah.   



  1. FOKUS
    Kegiatan belajar membutuhkan fokus dan konsentrasi yang tinggi. Oleh karena itu hal pertama yang dapat dilakukan adalah menyediakan ruang khusus untuk belajar anak. Anda dapat memanfaatkan kelebihan ruang tidur, gudang yang tak terpakai, atau salah satu sudut ruang keluarga yang dapat dipartisi. Jika tidak tersedia, maka umumnya ruang belajar disatukan dengan ruang tidur. Hal penting yang harus dilakukan adalah menciptakan zona terpisah untuk area belajar, jangan mendekatkan area belajar dengan TV, Video Game, atau ranjang


  2. USIA
    Usia anak menjadi penting karena usia anak menentukan sejumlah hal faktor, seperti ukuran furniture. Ukuran kursi dan meja belajar berbeda sesuai usia penggunanya, anak balita tentunya membutuhkan kursi dan meja belajar yang lebih kecil atau pendek dibanding anak yang sudah menanjak dewasa atau remaja. Jangan sampai ukuran furniture yang tidak pas membuat anak anda tidak nyaman belajar. Usia juga menentukan kebutuhan kegiatan belajar anak. Kelas berapa anak anda di sekolah? Apa tugas-tugas dari sekolahnya? Apakah anak anda sudah membutuhkan komputer atau laptop dalam kegiatan belajarnya? Hal-hal ini perlu anda pertimbangkan sebelum merancang ruang belajar anak


  3. KEGEMARAN DAN CITA-CITA
    Ruang belajar yang baik harus mampu memotivasi anak untuk belajar dan cara terbaik untuk mencapai hal itu adalah dengan merepresentasikan kegemaran dan cita-cita anak pada ruang. Anda dapat menjadikan ruang belajar anda tematik sesuai kesukaan anak anda. Tema bisa ditampilkan melalui warna dinding atau furniture, poster dinding, boneka atau aksesoris lainnya. Anak yang menyukai ruang belajarnya dijamin akan menghabiskan lebih banyak waktu menggunakannya


  4. PERTIMBANGAN DESAIN LAINNYA
    Selain pertimbangan mendasar di atas, maka sebaiknya anda memperhatikan pula sejumlah faktor desain yang penting bagi ruang belajar anak anda. 
    Pertama, sediakan pencahayaan yang cukup untuk ruang belajar anak. Pencahayaan yang baik membuat mata anak tidak cepat lelah. Dekatkan area belajar dengan jendela atau jika dirasa perlu maka anda dapat menambahkan lampu meja atau lampu belajar. 
    Kedua, beri warna cerah pada ruang belajar anak anda. Warna-warna cerah seperti kuning, oranye, atau biru terang dianggap dapat meningkatkan semangat belajar. Tetapi jika ketenangan yang diinginkan anak anda, maka warna-warna pastel, biru dan abu-abu dapat juga digunakan. 
    Terakhir, sediakan banyak tempat penyimpanan pada ruang belajar anak anda. Kerapihan ruang atau meja belajar amat penting bagi kenyamanan belajar anak. Anda dapat menyediakan ruang atau meja belajar yang dilengkapi banyak laci, menambahkan lemari khusus atau rak pada dinding-dindingnya. 

Baca juga : Tips Renovasi Rumah Minimalis

Banyak hal yang dapat anda lakukan untuk meningkatkan semangat belajar anak di rumah. Renovasi kamar belajar anak sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan usia dan kegemaran anak. Pisahkan area belajar dari keramaian atau fungsi lain di rumah anda agar anak anda dapat fokus belajar. Tapi yang paling penting di tahap awal, anda harus mengajak dan membiasakan anak anda menggunakan meja belajarnya. Jangan biarkan mereka belajar di depan TV atau di ruang keluarga, ajak dan temani mereka belajar di ruang belajar.

Read More

Tukang Bangunan Rumah

Posting pada 28 Nov 2016

Tukang Bangunan Rumah


Ketika kita membangun rumah atau bangunan lainnya, tentu kita memerlukan tukang bangunan rumah dan mandor, biasanya bisa dengan sistem pembayaran upah harian atau borongan. Namun biasanya banyak orang lebih suka dengan sistem pembayaran borongan. Saat ini sistem borongan memang  pilihan menarik bagi anda yang hendak membangun rumah. Cara ini dinilai lebih cepat dalam pengerjaannya dan lebih murah.

Tapi, bagaimana dengan hasilnya? Karena sebagian orang berpendapat bahwa dengan menyewa pemborong, hasil yang didapat biasanya tidak maksimal. Hunian lebih cepat rusak karena pengerjaan yang asal-asalan. Tapi, tentu saja masih ada pemborong yang mengutamakan kualitas. Oleh karena itu ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan jika hendak menggunakan jasa pemborong untuk membangun rumah.

Pada dasarnya sebagian pemborong merupakan tukang bangunan rumah yang mengambil pekerjaan secara borongan. Jadi, tugas mereka adalah membangun rumah yang sudah disiapkan konsep dan materialnya. Seiring perkembangan, para pemborong ingin meningkatkan pelayanan dengan merangkap sebagai perancang, pembeli material, sekaligus tukang bangunan. Mereka menjanjikan mampu melakukan semua pekerjaan dengan waktu yang cepat dan biaya murah.

Namun akan lebih baik jika anda sudah menyiapkan semua material dan konsep rumah. Anda bisa berkonsultasi dengan orang yang berpengalaman untuk menentukan seberapa banyak kebutuhan material yang diperlukan. Meminta pemborong menyiapkan material biasanya akan menimbulkan masalah di tengah-tengah pekerjaan. Bisa saja mereka meminta tambahan biaya untuk berbagai hal dan alasan, padahal di awal sudah disepakati harga total pembangunannya.

Dengan menyiapkan semua material terlebih dahulu, Anda juga lebih tau apa saja yang diperlukan. Dengan menyiapkan konsep, desain, dan material, maka pemborong hanya bertugas membangun rumah dengan mengikuti desain dan menggunakan material yang sudah ada. Menurut beberapa sumber, menggunakan sistem borongan upah saja, bukan sistem borongan utuh, justru lebih murah. Anda pun bisa lebih mudah bernegosiasi soal harga atau biaya tukang bangunan.

Selain itu Jangan ragu untuk meminta pendapat orang-orang yang sudah berpengalaman dalam membangun rumah. Biasanya, mereka memiliki pengalaman berharga yang bisa anda pelajari. Mintalah referensi pemborong atau kontraktor yang sudah berpengalaman dan terbukti memberikan kualitas yang baik.



Read More

Tips Renovasi Rumah Minimalis

Posting pada 28 Nov 2016

Tips Renovasi Rumah Minimalis


Pada dasarnya jika Anda ingin membangun atau renovasi rumah minimalis, perlu adanya sebuah perencanaan yang matang agar dapat mengurangi resiko boros atau ketidaksesuaian dengan ide. Oleh karena itu berikut ini saya akan berikan beberapa tips renovasi rumah minimalis, antara lain yaitu :


·         Persiapan Dana. Dalam mempersiapkan dana, lebih baik anda menyiapkan dana yang lebih daripada dana yang pas dengan hitungan anda. karena biasanya muncul biaya - biaya tak terduga yang dibutuhkan.  Jika dana anda kurang maka bisa menghambat pekerjaan renovasi tersebut akibat  kurangnya bahan yang diperlukan. Namun hal ini tidak akan terjadi jika anda sudah mengkonsultasikannya dengan pihak ahli serta sudah dibuatkan RAB yaitu total dari seluruh biaya renovasi seperti yang anda inginkan.

·         Pengaturan anggaran dan budget. Hal ini bagian paling penting dalam melakukan renovasi rumah dan gambaran umum anggaran yang diperlukan untuk renovasi rumah adalah mulai dari biaya peralatan, biaya jasa pekerja biaya yang lainya (biaya tak terduga).

·         Pembayaran pekerjaan renovasi. Sistem pembayaran renovasi biasanya terbagi menjadi dua macam yaitu borongan dan harian. Sebaiknya untuk anda yang sudah memiliki pikiran matang dan konsep renovasi yang jelas alangkah baiknya anda memilih pembayaran dengan sistem borongan karena dengan pembayaran ini akan lebih menghemat pengeluaran.

·         Renovasi bagian ruangan yang diperlukan saja. Bila rumah dan bangunan yang ingin anda revovasi belum berumur 50 tahun, anda tidak perlu melakukan renovasi secara keseluruhan, cukup pada bagian yang ingin anda renovasi saja agar dapat menghemat budget. Misalnya saja anda ingin renovasi ruang tamu anda menjadi desain ruang tamu minimalis, maka ada beberapa poin yang harus direnovasi adalah mulai dari warna cat dinding (lebih baik menggunakan  warna minimalis, seperti warna putih, warna abu dan warna-warna cerah lainnya). Kemudian dilanjutkan dengan pemilihan furniture yang cocok dengan nuansa minimalis (seperti sofa minimalis, meja minimalis dan sebagainya).

·         Pilih konsep desain rumah minimalis. Langkah berikutnya setelah anda menentukan bagian-bagian ruangan yang ingin direnovasi adalah menentukan konsep desain minimalis yang ingin anda pakai untuk rumah anda.

·         Pemilihan denah rumah. Setelah anda menemukan konsep desain yang anda inginkan, anda langsung saja memilih denah ruangan yang sesuai dengan ukuran rumah anda, pada tahap ini harus mencari referensi denah dan peletekan denah yang sesuai dengan selera anda juga bisa mencarinya lewat internet.

·         Pemilihan Furniture yang minimalis. Untuk tips ketiga merupakan penjelasan lanjutan dari tips pertama. Yang merupakan salah satu trik rahasia dari tampilan interior ruangan yang minimalis adalah terletak pada pemilihan furniture yang modern dan minimalis. Pemilihan furniture juga harus diimbangi dengan nuansa keharmonisan dari dinding dan konsep rumah anda. Contohnya adalah bila anda mengecat rumah dengan warna kayu, maka ruangan anda akan terlihat harmonis dengan pemakaian furniture minimalis berwarna kayu.

Demikian beberapa tips di atas, semoga bermanfaat untuk anda yang sedang ingin membangun atau renovasi rumah minimalis.









Read More

Tips Membangun Rumah

Posting pada 28 Nov 2016

Tips Membangun Rumah


Jika anda bermaksud untuk membangun atau merenovasi rumah, tapi  tidak tahu bagaimana cara memulainya, berikut ini saya akan berikan beberapa tips membangun rumah, antara lain yaitu :

·         Buat Perencanaan Pembangunan Rumah. Sebagai langkah awal, rencanakanlah pembangunan rumah anda, mulai dari dana, ukuran bangunan, hingga target waktu pembangunan. Rencana ini nantinya berfungsi sebagai pengendali kemungkinan terjadinya penyimpangan selama proses pembangunan berlangsung. Jika implementasi pembangunan rumah melenceng dari rencana, tentu akan berimbas pada biaya yang harus dikeluarkan. Sebagai contoh 'ngaret'nya waktu pembangunan sudah pasti akan menambah biaya tukang. Oleh sebab itu, pilihlah tukang atau pemborong profesional yang benar-benar ahli dalam bidangnya, sehingga mampu mengerjakan pembangunan rumah sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

·         Tentukan Bentuk Bangunan. Bentuk bangunan berpengaruh pada tingkat kesulitan pembangunan dan kebutuhan bahan bangunan. Rumah berbentuk persegi atau persegi panjang cenderung lebih mudah dibangun dan lebih hemat biaya dibandingkan dengan rumah berbentuk segitiga atau yang bersudut lainnya. Umumnya, untuk membentuk beberapa sudut atau lengkungan akan menyisakan banyak material bangunan tak terpakai. Selain itu, tingkat kesulitan pada bangunan bersudut atau lengkung juga lebih tinggi sehingga berisiko pada bentuk bangunan yang kurang sempurna. Perlunya perombakan tentu saja membutuhkan lebih banyak waktu dan juga biaya.  

·         Lakukan Riset Harga Bahan Bangunan. Harga bahan bangunan yang semakin tinggi menjadi salah satu faktor yang harus dipertimbangkan secara matang. Tak sedikit orang yang menunda pembangunan rumahnya karena harga bahan bangunan yang tak ramah kantong. Nah, agar kebutuhan dana untuk bahan bangunan bisa diperkirakan, maka lakukanlah riset tentang harganya. Tak perlu ragu bahkan malu untuk keluar masuk toko-toko bangunan guna menanyakan harga material yang dibutuhkan, mulai dari semen, pasir, batu bata, besi, dan lain sebagainya. Pentingnya membandingkan harga tersebut karena di setiap toko tidak selalu menjual dengan harga yang sama. Dengan demikian, Anda bisa memilih bahan bangunan yang berkualitas dengan harga yang lebih murah.

·         Selektif Memilih Juru Bangunan. Membangun rumah sendiri bukan berarti Anda juga yang mendirikan rumah tersebut, tetapi butuh jasa juru bangunan atau tukang sebagai pelaksana pembangunan. Merekalah yang akan meracik semua bahan bangunan dan menyajikan hasil akhirnya berupa bangunan rumah yang bagus berkualitas. Mengingat pentingnya peran dari tukang ini, tak heran jika biaya untuk membayar jasanya menyita bagian yang cukup besar dalam anggaran yang disiapkan. Oleh sebab itu, Anda harus selektif dalam memilih tukang. Pilihlah tukang yang benar-benar ahli di bidangnya dan memiliki reputasi kerja yang baik. Hal ini penting karena baik tidaknya kinerja tukang akan mempengaruhi efisiensi proses pembangunan rumah.

·         Gunakan Bahan Bangunan Lokal. Bahan bangunan berkualitas tak harus mahal atau pun produksi luar negeri. Untuk menghemat biaya pembangunan rumah, Anda bisa menggunakan bahan bangunan lokal seperti kayu, bambu, dan lainnya. Selain mudah ditemukan, jenis bahan bangunan tersebut juga lebih murah.

·         Gunakan Desain Tipe Minimalis. Rumah dengan desain tipe minimalis saat ini tengah menjadi tren baik untuk pengembangan perumahan rakyat maupun pembangunan rumah sendiri. Desain rumah ini dinilai lebih efisien dalam penggunaan bahan bangunan namun tetap terkesan modern dan mewah. Sesuai dengan desainnya yang minimalis, rumah bertipe ini hemat ruang sehingga tak banyak menghabiskan bahan bangunan.

·         Membuat Ruangan Multifungsi. Rumah yang memiliki banyak ruangan cenderung memakan biaya lebih mahal, karena membutuhkan bahan bangunan yang lebih banyak. Untuk menghematnya, buatlah ruangan multifungsi. Misalnya ruang tamu yang juga berfungsi sebagai ruang keluarga, atau dapur yang disatupadukan dengan ruang makan. Pembuatan ruangan multifungsi ini sesuai dengan desain rumah tipe minimalis. Tidak butuh banyak ruangan, sehingga lebih hemat dalam penggunaan bahan bangunan.

·         Mulai Membangun Secara Bertahap. Untuk membangun rumah sendiri, pada dasarnya Anda tak harus menunggu sampai dana mencukupi keseluruhan bagian dari pembangunan tersebut. Anda bisa memulainya secara bertahap. Mulai dari pembuatan fondasi, pendirian bangunan, hingga pemasangan atap dilakukan dan disesuaikan dengan budget yang ada. Memang hal ini bisa memakan waktu lebih lama, tetapi hal tersebut memberikan kesempatan bagi Anda untuk lebih fokus pada setiap tahapnya, serta dana yang dikeluarkan pun dapat lebih teratur dan mudah dipantau.

Demikian beberapa tips membangun rumah di atas semoga bermanfaat untuk anda dalam membangun rumah impian anda.
 

 
 









Read More