Cara Menghitung Biaya Membangun Rumah

Posting pada 02 Nov 2016 #


Ketika anda berencana untuk membangun sebuah rumah, pasti hal yang pertama kali anda pikirkan adalah berapa biaya membangun rumah.

Oleh karena itu berikut ini kami informasikan Beberapa hal yang patut anda catat sebelum menghitung biaya membangun rumah antara lain yaitu :  

·         Ketersediaan Lahan. Ketersediaan lahan untuk membangun rumah adalah hal mutlak yang harus ada pada saat membangun rumah. Dan persentase untuk lahan mungkin menjadi yang terbesar atau separuh dari harga rumah. Jika anda belum memiliki lahan untuk membangun rumah, segera cari informasi lahan yang cocok untuk rumah anda. Dan cari informasi juga harga lahan di lokasi yang sedang anda incar, agar anda mendapatkan lahan dengan harga yang sesuai. Mengapa harus cepat? Sebab, harga tanah semakin hari cenderung semakin meningkat, dan jika anda mendapatkannya saat ini merupakan suatu keuntungan lebih.

·         Model Rumah. Nah, kadang orang suka mengabaikan hal ini, orang lebih suka menyerahkan kepada ahlinya. Padahal model rumah dan rancangan rumah sangat menentukan dalam perhitungan anggaran untuk membangun rumah. Rumah dengan ukuran yang sama namun modelnya berbeda pasti membutuhkan biaya yang berbeda. Semakin banyak ruang dalam rumah akan semakin menambah biaya rumah. Semakin detail dalam membuat rumah, akan semakin menambah biaya rumah.

·         Bahan Bangunan. Pilihan bahan bangunan untuk membuat rumah menentukan dalam menghitung biaya membuat rumah. Jika saat ini anda memiliki uang yang terbatas dalam membangun rumah ada baiknya anda mempersiapkan beberapa bahan yang awet seperti batu untuk pondasi, besi untuk cor dan tiang, genteng. Bahan-bahan tersebut menurut kami cukup awet jika disimpan atau dibiarkan dalam waktu cukup lama dan harganya pun cenderung naik sehingga jika dipersiapkan dari sekarang pasti akan menghemat pengeluaran anda.

·         Tukang atau Tenaga Ahli. Biaya tukang untuk membangun rumah adalah mutlak dan biaya ini mungkin saja menjadi komponen terbesar. Karena jarang ada rumah yang jadi dalam waktu seminggu, biasanya butuh beberapa bulan untuk menjadi sebuah rumah yang siap huni.

Adapun cara menghitung biaya membangun rumah secara satuan atau per-item adalah sebagai berikut :
  1. Membuat gambar rumah yang akan dibangun.
  2. Membuat spesifikasi material atau rencana kerja dan syarat bangunan.
  3. Membuat rincian daftar pekerjaan yang akan dilaksanakan.
  4. Menghitung volume masing – masing item pekerjaan.
  5. Mencari daftar harga upah dan bahan terbaru.
  6. Menghitung analisa harga satuan setiap item pekerjaan.
  7. Mengkalikan volume dengan analisa harga satuan.
  8. Membuat jumlah harga secara keseluruhan.
  9. Menambahkan angka hasil perhitungan rencana anggaran biaya bangunan dengan PPN 10% dan nilai keuntungan borongan yang akan diberikan kepada kontraktor.
Misalnya : Jika anda hendak membangun rumah maka sebelumnya anda perlu terlebih dahulu membuat gambar. Selain itu rencanakan material apa yang akan digunakan. Setelah itu buatlah rincian item pekerjaan yang akan dihitung harga satuannya secara umum  sebagai berikut:
  • persiapan (pembersihan lahan, pendatangan material dan sebagainya)
  • pondasi (galian tanah, pemasangan pondasi batu kali, urugan tanah kembali)
  • struktur beton bertulang seperti sloof, kolom dan balok.
  • dinding meliputi pasangan dinding batu bata berikut plesteran dan acian.
  • rangka atap dan finishing penutup atap rumah.
  • Pekerjaan plafon rumah.
  • Pekerjaan lantai rumah.
  • Instalasi plumbing dan listrik rumah.
  • Pengecatan dan perapihan.
Masing-masing item pekerjaan di atas kemudian bisa anda hitung volumenya berdasarkan gambar bangunan yang sudah disertai ukuran. Setelah itu hitunglah juga harga satuan pekerjaan yang diakhiri dengan mengalihkan volume x harga satuan = harga item pekerjaan.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk anda.











Apabila anda menyukai artikel ini silahkan like fanspage kami