Bosan di Rumah? Rubah Mood Anda Dengan Merubah Warna Interior

Posting pada 22 Nov 2016 #


Rumah adalah tempat manusia berlindung dan beristirahat, rumah adalah tempat pelarian anda dari kepenatan kerja dan masalah sehari-hari. Oleh karena itu, interior rumah idaman sebaiknya mampu memberikan rasa aman, nyaman, sekaligus memotivasi anda untuk beraktifitas. Apa saat ini anda merasa bosan atau tidak nyaman di rumah? Ayo rubah suasana rumah anda. 

Salah satu trik paling mudah dan ekonomis untuk merubah suasana interior adalah dengan merubah warna ruangan. Anda bisa melakukannya dengan banyak hal: mengecat sebagian atau seluruh dinding, memasang wallpaper, mengganti penutup sofa atau warna furniture, juga menggunakan elemen dekoratif atau aksesoris lainnya. 
 
Warna ruangan dipercaya memiliki efek psikologis yang mampu mempengaruhi suasana hati penggunanya, berikut beberapa efek psikologis yang dipercaya ditimbulkan oleh warna. 

PUTIH
Putih adalah warna netral yang melambangkan ketenangan, kebersihan dan kesucian. Karena sifatnya yang netral, warna putih cocok untuk digabungkan dengan semua warna.

ABU-ABU
Warna abu-abu memberi kesan formal yang elegan, dan tidak konservatif. Sebagai warna netral, abu-abu bergantung pada warna pasangannya. Jika dipasangkan dengan warna kuning atau merah bisa menekan kalau terlalu banyak atau gelap, bersama warna putih atau coklat muda dapat menerangkan ruangan.

COKLAT
Warna coklat adalah warna netral yang melimpah di alam sekitar kita, coklat ada di hampir tiap tumbuhan, termasuk warna tanah atau bumi, sehingga coklat dianggap memberikan rasa aman, stabil, dan nyaman. Coklat juga dianggap dapat memberikan rasa hangat, dan kedalaman.

MERAH
Jika anda ingin ruang yang mampu memotivasi, maka warna merah cocok untuk anda. Merah melambangkan semangat, keberanian, dan aktif. Warna merah sebaiknya digunakan sebagai aksen, dan tidak pada seluruh permukaan dinding,  karena terlalu banyak merah juga dapat membuat sebagian orang merasa tertekan.

KUNING
Kuning menghadirkan sinar matahari, kesenangan, dan kebahagiaan ke dalam ruangan. Warna kuning meluaskan ruang dan memotivasi penggunanya secara positif. Tapi jangan gunakan sebagai warna utama, karena diyakini menimbulkan amarah dan rasa frustasi jika terlalu dominan.

ORANYE
Bagi anda yang menyukai warna merah tapi tidak mau berkesan terlalu agresif, maka warna oranye mungkin adalah pilihan yang tepat. Warna oranye menstimulasi, memberi semangat, kehangatan, energi dan persahabatan. 

HIJAU
Hijau adalah warna alam dan dianggap sebagai warna yang paling bersahabat dengan mata. Hijau memberi kesan santai, bersahabat, memberi harapan, tapi tetap hangat dan menciptakan semangat. 

BIRU
Biru adalah warna yang memiliki efek besar pada psikologis manusia. Biru memberikan ketenangan, kedamaian, ringan dan nyaman pada ruang. Biru juga bisa menciptakan ruang yang dingin dan formal. Hati-hati, terlalu banyak biru juga bisa membuat anda merasa tertekan.

UNGU
Warna ungu dapat dicampur dengan hampir semua warna sebagai aksen, karena ungu memberi kesan dramatis pada ruang. Dikenal sebagai warna kerajaan, ungu menciptakan kesan mewah, mahal dan terhormat. 


Kita melihat dan menerima warna dengan cara yang sama, tetapi efek tiap warna akan berbeda bagi tiap orang. Hal ini disebabkan oleh perbedaan perasaan, memori, dan budaya kita terhadap warna. Warna merah dapat memotivasi satu orang tapi belum tentu orang lain yang memiliki ingatan buruk terhadap warna merah akan merasakan efek yang sama. Budaya juga memiliki pengaruh besar, beberapa warna sinonim dengan peristiwa atau kegiatan budaya seperti pernikahan, kematian, dan lain-lain. Oleh karena itu, menggunakan psikologi warna pada desain interior tidak menjamin bahwa efek yang anda inginkan akan dirasakan pengguna lainnya.

Sebelum mengaplikasikan warna pilihan anda pada ruangan, maka sebaiknya anda melakukan terlebih dahulu 3 hal di bawah ini:
  1. Pertimbangkan lama dan waktu pemakaian, juga aktifitas apa yang paling sering anda lakukan di ruangan itu. Baru kemudian tentukan mood yang ingin ditimbulkan dan apa warna yang mewakilinya
  2. Perhatikan dari mana sinar matahari masuk ke dalam ruangan, pagi, siang, dan malam hari. Mood ruang berubah mengikuti sinar matahari
  3. Pertimbangkan luas ruangan, hal ini mempengaruhi pemilihan warna terang atau gelap. Warna terang atau cerah meluaskan ruangan, sementara warna gelap atau hangat membuat ruang terasa lebih kecil.
Demikian tips merubah warna interior dari kami untuk merubah suasana rumah anda menggunakan warna. Buka majalah, browsing internet, dan media sosial untuk mendapatkan referensi warna yang cocok dengan selera anda dan keluarga. Atau anda bisa juga memulai dari warna kain yang sudah anda dapatkan sebelumnya, misalnya warna tirai atau sarung bantal, kemudian sesuaikan seluruh ruang dengan warna elemen tersebut. Hal terakhir yang perlu diingat adalah, jangan terlalu banyak mengkombinasikan warna, maksimal 3-4 warna.  Selamat memberi warna pada hidup anda melalui ruang pada rumah idaman anda.


Apabila anda menyukai artikel ini silahkan like fanspage kami